BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS
Tampilkan postingan dengan label TENTANG FILM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TENTANG FILM. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Juni 2010

tentang hollywood

20th Century Fox, kependekan dari Twentieth Century Fox Film Corporation, adalah salah satu studio film utama, terletak di Century City, California, Amerika Serikat, persis di barat Beverly Hills. Studio ini merupakan anak perusahaan News Corporation, konglomerat media yang dikuasai oleh Rupert Murdoch.
Perusahaan ini merupakan hasil dari penggabungan dua perusahaan, Fox Film Corporation didirikan oleh William Fox pada 1914, dan Twentieth Century Pictures, dimulai pada 1933 oleh Darryl F. Zanuck, Joseph Schenck, Raymond Griffith dan William Goetz.
Telah banyak film- film terkenal yang di hasilkan film ini dari tahun 1920 sampai dengan sekarang. Diantaranya yang terkenal adalah , Die Hard, Home Alone, Predator, Romeo And Juliet, Titanic, Avatar dll. Dan di studio inilah semua film2 tersebut bisa sampai ditonton oleh agan2, cekidot :


Department Kostum

Spoiler for :




Quote:
Departement Kostum di fox studio telah menawarkan koleksi terbaik di LA dimulai dari desain tahun 1900 (film Titanic), 1960, 1970, dan berkembang seterusnya diantaranya meliputi :
* Contemporary Clothing and Accessories
* Period Collection (early 1900's, 1960's and 1970's)
* Offices for Costumers and Designers
* Prep Cages
* Jewelry Room
* Men's and Ladies' Alterations and Made-to-Order
* Fitting Rooms
* Wash and Dye Facilities
* Walkabouts
* Specialty Items

Departmen Lighting
Spoiler for :





Quote:
Ketika anda menengok ke departement Lighting, anda akan menemui perpaduan antar peralatan modern dan tenaga ahli yang super profesional di Fox's Set Lighting Department, diantaranya anda akan menemukan ini :
* Bagian perlengkapan dan persediaan oleh semua produsen besar (Mole Richardson, KinoFlo, Cinemills, Arriman, Strand, dll)
* Power Distribusi Devices (Lokal dan NEC compliant)
* peralatan terbaik dalam bisinis lighting
Film Location
Spoiler for :






Quote:
Ini sebagian dari contoh set New York oleh bagian Art Directornya, sebenarnya lokasi ini bukan di New York, melainkan di daerah lain yang diset sedemikian rupa hingga seperti New York.
Stage 16 (Water Studio)
Spoiler for :



Quote:
Studio ini di khususkan apabila ada adegan yang mengambil set di air,dan tank ini mampu menampung hingga 500.000 galon air dengan ukuran (116x48x12) ,kek nya film Titanic juga sebagian ada yang diambil scene nya dari sini, .
Studio Audio Mixing
Spoiler for :







Quote:
Department Audio bertugas untuk, mixing, editing dan restorasi film dan televisi pemrograman untuk Home Theatre.
Tim dari FOX memberikan kualitas tertinggi dalam mixing dan mastering audio untuk SD dan format HD DVD dan Blu-Ray.
Dirancang dengan fleksibilitas untuk beradaptasi dengan alam yang berkembang pesat pembuatan film, fitur dubbing 3 tahap , 14 kamar pengeditan dan 3 bay direksi memungkinkan transfer audio yang canggih, gambar dan suara editor untuk bekerja sama pada potongan yang sama, jika diinginkan, dengan akses hampir instan untuk setiap frame.

Tempat ini benar-benar fasilitas digital state-of-the-art dengan digital Nexus Sistem Routing canggih . Studio ini memakai sampling rate 44,1kHz – 96kHz, dan mampu menjangkau frekuensi hingga tingkatan 48kHz (wow, mengingat pendengaran manusia kan antar 20Hz sampai 20kHz.
Fiturnya antara lain :
* 3 Fitur Dubbing Teater (dipimpin oleh: Howard Hawks, John Ford dan Robert Wise)
* Setiap teater dilengkapi dengan Neve Digital Film Konsol (DFC)
* Ruang Konferensi
* Maximum Comfort Producer's Booths
* Kitchen/Cafe Facility
Film – film yang digarap disini diantaranya :

Studio Scoring

Spoiler for :



Quote:
studio scoring film untuk membuat karya score film, dengan akustik ruangan yang kompatible apabila membutuhkan orang banyak dan ditunjang dengan Mixer Stem Maker 96 Channel.
Studio Screening
Spoiler for :





Quote:
Sebelum film dilepas ke pasaran, para crew yang berjumlah 30 orang nonton bareng dulu guna meng evaluasi film sebelum di tonton orang banyak. Baru setelah film dianggap layak maka setelah itu film baru di publikasikan ke khalayak ramai.




sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4307567

Jumat, 04 Juni 2010

indonesi di mata film dunia

http://4.bp.blogspot.com/_d3HM9U__XQ8/TAfHmNAmggI/AAAAAAAAAYs/-uVMlOEcy_g/s320/movie.jpg

Anda penasaran dengan image Indonesia di mata film dunia? Ini ada beberapa info unik seputar “image” Indonesia dalam pandangan industri film dunia, khususnya Hollywood, dan beberapa film luar lainnya yang pernah nyebutin Indonesia.

ALIAS (Season 1, Season 4/5, Serial TV)
Pernah salah satu episodenya (21) bersetting di Bali, di tengah kota Denpasar. Yang paling mirip sama Bali cuma pura sama cewe yang bawa buah di kepala. Ceritanya Sidney (Jen Garner)lagi nyamar jadi orang bali (jadi laskar) trus ketemu shark yang sedang cari parfum! Trus di season 4 ato 5 gitu juga disebut ada Jakarta Project. Trus episode lain ada juga ceritanya kedutaan Indonesia dibom, di sini diceritain Indonesia punya senjata kimia berbahaya.

ANACONDA 2: THE HUNT FOR THE BLOOD ORCHID (2004)

Sekuel Anaconda ini bercerita tentang sekelompok ilmuwan yang melakukan ekspedisi untuk mencari anggrek berdarah yang langka yang dipercaya bisa membuat awet muda. Anggrek tersebut berada di suatu lokasi yang sangat terpencil yang dipenuhi oleh sejumlah flora dan fauna yang aneh-aneh, dan tentu saja si Anacondanya sendiri yang jumlah dan ukurannya sangat tidak biasa. Kalau hanya itu saja, orang mungkin akan menyangka bahwa setting lokasinya berada di pedalaman Afrika atau lembah Amazon yang memang terkenal tak tersentuh oleh manusia. Tapi, ya ternyata disebutkan bahwa ujung dunia tersebut adalah Borneo (Kalimantan) , tapi konyolnya kondisi flora dan faunanya malah menggambarkan hutan amazon. Trus diceritakan menyusuri Sungai Mandranang dari Kota Baru (padahal gak ada sungai mandranang) trus Kota Baru tuh adanya di Pulau Laut Kalsel bukan di Kalimantan daratan. Trus ada lagunya Iwa K disana yang Nombok Donk.AROUND THE WORLD IN 80 DAYS (versi klasik, bukan versi Jacky Chan)
Disitu diceritain sebelum mereka berangkat, mereka milih negara mana yang dituju lewat brosur-brosur yang ada di travel agen. Salah satu brosur tentang Bali. Di film itu dibilang kalo Bali adalah pulau surga dengan perempuan berdada terbuka. Paling gak, ini sama kayak yang diceritain sama Adrian Vickers di bukunya, Bali; A Paradise Created tentang brosur wisata pertama tentang Bali yang dibikin sama agen travel Belanda tahun 1914. Nah, makanya brosur yang ada di film itu
masuk akal. mengingat filmnya juga klasik.

http://www.dailycollage.com/collages/anacondas/ana_03_thumb.jpg

AUTUMN IN NEW YORK
Ada adegan dalam film ini waktu ceweknya sakit parah dan mau meninggal, intinya Richard Gere bilang kalo dia masih pengen ngajakin ceweknya itu keliling dunia dan Bali di-sebut2.

BATS (1999)
Lagi-lagi Indonesia “dilibatkan” dalam sebuah eksperimen keblinger. Kelelawar-kelelawar yang dijadikan bahan percobaan oleh pemerintah dalam film ini berubah menjadi hewan yang beringas dan menyerang penduduk kota. Mau tahu dari mana asal kelelawar tersebut? Ya, Indonesia. Bahkan dua kelelawar yang jadi “bintang”dalam film ini diambil langsung dari negara kita.

BAYWATCH (Serial TV)
Dalam salah satu episodenya si Pamela Anderson bilang “I wanna holiday in Bali”.

BETTY LA FEA (Serial TV)
Dalam salah satu episodenya, si bosnya pernah nyuruh si Betty ke Indonesia.

BOSTON PUBLIC (Serial TV)
Ada adegan saat salah satu murid sekolah yang ternyata imigran gelap dari Indonesia namanya Sri, castingnya sih wajah oriental, termasuk sang ayah. Pas si guru datang ke rumah persembunyian mereka, buka pintunya pake sapaan “siapa itu?” hehehe….

BRAINDEAD (1992)
Ini adalah filmnya Peter Jackson sebelum terkenal. Braindead a.k.a Dead Alive sebuah horor komedi yang mengerikan dan menjijikan. Virusnya berasal dari kera Sumatra.

CHILDREN OF MEN
Ada berita Jakarta kolaps di tivi (seluruh dunia sih yg kolaps, trus Jakarta ikutan nongol deh).

COMMANDER IN CHIEF (Serial TV)(2006)
Film ini dalam salah satu episodenya menceritakan Presiden AS Geena Davis(pemeran Mackenzie Allen, presiden wanita AS pertama) membantu Presiden Indonesia untuk memerintahkan pasukan TNI melawan teroris yang bermukim di perbatasan Kalimantan-Serawak. Pertempuran terjadi di bawah pimpinan seorang Letjend TNI yg membawahi pasukan elit dari TNI (disebut “ranger”) dan juga elit AS untuk membantu menumpas teroris yang juga ngomporin melakukan gerakan separatis, dimana gerombolan ini mencoba menyeberang perbatasan di Kalimantan-Serawak. Terjadi perdebatan sengit di dewan senat AS dalam pengiriman pasukan elit ini, bahkan ditolak karena Senat beranggapan Presiden Indonesia mampu menyelesaikan masalah ini tanpa bantuan AS. Akan tetapi berbagai kepentingan seperti para scientist AS yang ikut disandra teroris menjadi agenda khusus pemerintah AS yg diam2 mengirim pasukan AS ini ke Indonesia dengan persetujuan presiden Indonesia. Selain itu, ada agen spionase wanita yg dikirim untuk membantu TNI dan grup pasukan elit AS memberikan info detail untuk menumpas teroris tersebut sangat fasih berbahasa Indonesia. Bahkan saat pertempuran sengit berlangsung banyak terjadi dialog bahasa Indonesia yang cukup kental disini

http://thumbnails.hulu.com/20/363/106019_512x288_generated__ubXNszEjP0mcUsN7oYzeMw.jpg

CSI (TV serial)
Film serial ini sempat menyinggung mengenai kopi yang khas Indonesia yaitu Kopi Luwak.

CSI: MIAMI
Waktu ada banyak mayat orang dirantai di dasar laut, Lt Cane diskusi sama temen sejawatnya, “Apa yg terjadi disini, Ini bukan cara perompak Indonesia maupun Mafia biasa..”..

DIE HARD I
Dalam film ini Takagi, si pengusaha yang punya Nakatomi Plaza, mau bikin usaha kilang minyak di Sumatra atau Jawa.

DEVIL’S ADVOCATE
Dalam film ini, Al Pacino sempet nyebut soal perdagangan senjata di Jakarta.

DUNSTON CHECK IN (1990-an)
Film komedi yang mengisahkan seorang anak kecil dan monyetnya yg cerdas tanpa sengaja berhasil menggagalkan perampokan permata di Hotel Hilton, dan sebagai imbalan mereka boleh berlibur gratis di Hilton Bali. Yang bikin aneh adalah meskipun suasananya adalah Bali, lengkap
dengan pantai dan pohon kelapa dan nuansa bali lainnya, tapi orang-orangnya semuanya memakai kimono dan berbahasa Jepang!

DYNASTY (Serial TV)(1980-an)
Di film seri TV jadul (di TVRI), ada Black Carrington dll. Ceritanya Linda Evans pergi ke Denpasar Bali. Lucunya gambar yang diambil gak ada Balinya, hanya gambar gedung hotel di Amerika sana yang katanya di Bali.

ELEKTRA
Gelangnya yang dia pakai berasal dari Indonesia.

FRIDAY THE 13TH
Di film ini ada adegan saat ditampilkan di gudangnya ada topeng leak Bali.

GILMORE GIRL season 4.
Nah di episode 3 sedikit diceritain tentang Indonesia dan makanan khasnya.

HAWAII FIVE O
Bolak-balik disebut Indonesia ato Jakarta ato Bali. Entah proses pesawat melewati daerah sana, penjahat melarikan diri ke sana, berlibur ke sana dll.

http://dixiedining.files.wordpress.com/2008/08/5-0.jpg

HEAVY METAL
Film action Hong Kong yang endingnya di Indonesia. Duel terakhir antara hero dan penjahatnya di puncak Gunung Bromo.(dan disebutin klo itu emang Gunung Bromo Indonesia)

HONEYMOON IN JAKARTA
Film Hong Kong jadul bgt tentang pasangan yang honeymoon di Jakarta. Syutingnya di Ancol tahun 90an gt, aneh banget. Trus, ada adegan pasangan penganten lari dari daerah Kota trus nyampe2 di Bandara Soekarno-Hatta. Di film ini sebagian crew2nya orang-orang Indonesia.

HOUSE (Serial TV)
Film seri di Starworld. Si dokter House lagi ngobatin anak yang sakit parah banget dibilang sama si dokter, kira-kira begini, “anak sakit parah begini tinggalnya pasti di Indonesia”.

I NOT STUPID (2002)
Film Singapore ini sutradaranya Jack Neo. Dalam fim ini pembokat keluarganya dari Indonesia, namanya Yati, pinter Bahasa Inggris.

IN THE GODS HAND
Film tentang selancar dari Hawai ke Bali. Waktu itu ada peselancar2 muda dari Amerika yang nyoba semua ombak yg ada di dunia. Saat itu di Lombok/Bali, ceritanya mereka ketangkep polisi Indonesia, trus polisinya disuap dengan cara “salaman dengan nempelin duit ke tangan polisi”. Lolos deh mereka.

INTO THE WILD (Cartoon)
Dalam film cartoon ini, seorang reporter mamalia, sering keliling dunia ngeliput satwa, salah satunya pernah ke Indonesia. Bahkan kera (si Darwin) yang ngikutin mereka didapet dari Borneo (Kalimantan) .

ITALIAN JOB
Dalam film ini digambarkan batangan emasnya bergambar the Bali dancers. Emas di italian job memang ceritanya berasal dari tambang emas di Indonesia. Mungkin di filmnya gak terlalu spesifik, tapi di trailernya, si narator menyebut kalo emas ini diambil dari tambang di Indonesia

JAKARTA
Film Korea ini ceritanya tentang pencurian uang di bank, terakir2nya perampoknya pada kabur ke Jakarta.

Sepertinya Indonesia itu tidak ada bagus-bagusnya di mata sineas Hollywood, kecuali yang menyangkut Bali. Entah kapan ada filmmaker yang tertarik mengupas betapa indahnya Candi borobudur atau Prambanan, indahnya wisata laut di bunaken atau yang standar aja deh, pulau idaman setiap wisatawan, Pulau Bali, dalam suatu rangkaian cerita film yang menarik. Sayangnya Filmmaker lokal saja cuma bisanya mengeksplorasi sisi “kekayaan alam” gaib Nusantara (hehehe). Anehnya, walau secara kualitas tidak terbayangkan, tapi mampu menjadi magnet bagi para penonton untuk memenuhi setiap bioskop. Mungkin karena mereka tidak berani nonton sendiri sehingga harus mengajak satu keluarga atau satu sekolah.




sumber :http://gendhu1989.blogspot.com/2010/06/indonesia-dalam-film-dunia.html

Sabtu, 24 April 2010

Kisah Seram Di Balik 5 Dongeng Dunia Terpopuler

Anda tentu sudah sering mendengar tentang kisah hidup Cinderella yang tadinya dikenal dengan Upik Abu yang penuh derita, kemudian berubah menjadi Putri Kerajaan yang cantik jelita. Anda pun sudah sering mendengar tentang kisah Hansel dan Gretel yang ditinggal oleh orang tuanya di dalam hutan.

Cerita-cerita menjelang tidur itu memang sangat menghibur dan membawa kenangan masa kecil yang begitu indah. Namun tahukah Anda bahwa dongeng-dongeng tersebut pada awalnya bukan begitu ceritanya. Dalam sebuah buku berjudul The Most Creepy Fairy Tales, dongeng-dongeng itu ternyata awalnya dibuat dengan cerita yang sangat mengerikan dan menakutkan. Beruntunglah kita tidak pernah mendengar kisah sebenarnya dari dongeng-dongeng itu, karena telah dimodifikasi sedemikian rupa (terima kasih untuk HC Anderson, Brother Grimms, dan Walt Disney yang telah mengubah kisah horor itu menjadi dongeng anak-anak yang menyentuh hati). Jika tidak, mungkin masa kecil kita tidak seindah yang kita ingat. Berikut ini adalah kisah sebenarnya dari dongeng-dongeng populer tersebut :

1. SNOW WHITE & SEVEN DWARFS

Ucapan terima kasih perlu kita alamatkan pada Walt Disney yang telah mengubah kisah Putri Salju dan 7 Kurcaci ini menjadi sebuah cerita yang legendaris seperti yang kita ketahui saat ini. Dalam versi asli epik ini, dikisahkan bahwa Ratu meminta bawahannya untuk menghabisi Putri Salju. Dan sebagai bukti kalau Putri Salju telah terbunuh, sang bawahan harus membawa jantung Putri Salju. Saat melepaskan Putri Salju, Bawahan Ratu membunuh rusa dan membawa jantung rusa itu ke hadapan Ratu, serta mengakui jantung itu milik Putri Salju. Sang Ratu lalu memakan jantung Putri Salju dan berharap kecantikan Putri Salju berpindah padanya.

Di akhir cerita, dikisahkan bahwa Putri Salju yang tewas setelah makan apel beracun, hidup lagi berkat ciuman seorang Pangeran. Setelah Putri Salju diboyong ke istana, sang Ratu dihukum. Namun berbeda dengan versi yang anda ketahui, hukuman untuk Sang Ratu sangatlah kejam. Kakinya dipasung dengan sepatu besi dan si Ratu dipaksa menari sampai mati di hadapan Putri Salju.

2. CINDERELLA :

Kisah lain yang cukup populer di masa kanak-kanak kita adalah Cinderella alias Si Upik Abu. Dalam versi aslinya, saat Pangeran mencari pemilik sepatu kaca, Ibu Tiri Upik Abu berusaha sangat keras agar anak-anaknya terpilih sebagai pemilik sepatu. Putri yang kakinya kebesaran, jari-jarinya dipotong agar muat. Sementara Putri yang kakinya kekecilan, kakinya digilas dengan roda gerobak kuda yang sangat berat (dari sinilah sebenarnya muncul istilah "Pain for Beauty"(Biar Sakit Asal Cantik)). Pada akhirnya, cara itu tidak berhasil karena Sepatu Kaca itu tetaplah tidak muat untuk kedua kakak-beradik itu.

Ketika Sang Pangeran menemukan bahwa pemilik sepatunya adalah Cinderella, maka murkalah dia, dan segera memerintahkan burung elang peliharaannya untuk mematuk dan memakan mata Ibu Tiri Cinderella, kemudian mengusir Ibu Tiri dan adik-adik tirinya dari kota. Sang Ibu Tiri dan adik tiri Cinderella pada akhirnya menjadi pengemis yang tinggal di luar kota.

3. HANSEL & GRETEL

Kisah rekaan Brother Grimms ini awalnya dibuat untuk orang dewasa. Namun karena tidak populer, akhirnya diubah versinya dan disesuaikan untuk anak-anak. Dalam versi dewasanya, Hansel dan Gretel diceritakan sering disiksa oleh orang tuanya yang psycho. Sang ayah sering menyambuk mereka dan sang ibu suka melukai kedua anak itu dengan menyayat kulit mereka dan tertawa-tawa saat melihat darah mengalir keluar dari kulit yang tersayat itu.
Saat kedua anak itu kabur dari rumah, keduanya bertemu rumah yang terbuat dari permen / coklat, yang tidak lain adalah milik Tukang Sihir. Yang mengejutkan, Sang Tukang Sihir adalah Kanibal yang pada akhirnya membunuh dan memakan mereka.
Hansel & Gretel adalah kisah pertama yang mengangkat tema kanibalisme.

4. LITTLE RED RIDING HOOD

Kisah klasik ini sebenarnya diangkat dari kisah nyata tentang penyerangan seekor srigala pada seorang anak perempuan berkerudung merah. Kejadian ini terjadi pada abad 18 di daerah Eropa. Waktu itu dikisahkan seorang anak disuruh orang tuanya mengunjungi nenek mereka yang sakit dan tinggal di hutan. Awalnya, anak itu disuruh pergi subuh-subuh. Namun entah mengapa, sang anak memutuskan pergi tengah malam. Akibatnya, dia dikejar oleh srigala. Memang si anak lolos dari kejaran srigala dan berhasil tiba di rumah neneknya dengan selamat. Namun yang tidak diduga olehnya, ternyata ada seekor srigala yang telah memakan sang nenek dan bersembunyi di dalam rumah. Dan ketika si anak itu tiba di rumah, sang serigala segera menghabisi anak malang itu.

Kisah asli Little Red Riding Hood nyaris difilmkan secara utuh dalam film Hoodwinkled. Namun berhubung film itu dikhususkan untuk anak-anak, akhirnya versinya diubah dengan mengikuti alur sesuai dengan cerita yang kita ketahui saat ini. Jika tidak.... mungkin Anda akan termuntah-muntah saat menontonnya.

5. THE LITTLE MERMAID :

"Under the sea.... under the sea..." Yeah... Anda tentu ingat lagu yang dinyanyikan oleh Sebastian - si udang berisik dari dasar laut. Dengan aksen Jamaikanya dia menghibur kita dengan lagu yang menyenangkan itu. Kisah si Putri Duyung ini pun begitu menyentuh dan disuka oleh banyak orang hingga hari ini. Namun tahukah Anda bahwa kisah si Putri Duyung itu tidaklah seindah yang Anda tahu?

Dalam versi aslinya, Ariel si Putri Duyung - selama menjadi manusia - dibekali dengan pisau yang terselip rapi di balik rambutnya yang panjang dan tebal. Tujuannya sederhana : Jika ada orang yang mencurigai keberadaannya sebagai Putri Duyung, maka Ariel harus membunuh orang itu. Dia harus melakukan hal ini untuk melindungi jati dirinya, serta keselamatan kerajaan Neptunus dan spesies Mermaid di laut agar tidak menjadi buruan manusia.

Dalam perkembangan kisahnya, kisah cinta Ariel berakhir tragis. Cintanya bertepuk sebelah tangan, dan sang pangeran meninggalkannya untuk menikah dengan gadis lain. Hal ini membuat Ariel patah hati dan akhirnya memilih membunuh dirinya sendiri dengan pisau yang dibawanya.

Dari sinilah muncul istilah "Mermaid Tears" (Air mata Putri Duyung).
Hewan Sirenia - atau dikenal juga dengan sebutan Sapi Laut / Sea Cows - disebut pula dengan nama Putri Duyung karena memiliki morfologi tubuh yang mirip dengan gambaran Putri Duyung. Hewan laut ini sering terlihat mengeluarkan air mata. Dan kini Anda paham kan mengapa dia menangis?

Rabu, 21 April 2010

film star wars


Kisah Proses Terciptanya Film Star Wars Produksi Lucasfilm Ltd.

Sebelum kita baca proses pembuatan film kolosal fenomenal Star Wars, alangkah baiknya anda tahu dulu pemeran karakter dalam film ini yaitu :

Anakin Skywalker/Death Vader.
Padme Amidala
Obi-Wan Kenobi
Senator Palpatine / Darth Sidious.
Yoda
Han Solo
Luke Skywalker dan Leia Organa

Kisah Proses Terciptanya Film Star Wars Oleh George Lucas

Dilahirkan pada tanggal 14 Mei 1944 di Modesto California (Negara bagian USA/Amerika serikat) pesisir barat. Film bukanlah darah dalam keluarga George, ayahnya pengusaha toko alat-alat stationery dan tiga saudara perempuannya juga tidak ada yang menggeluti dunia perfilman. Berawal dari hobinya, yaitu kebut-kebutan mobil, (wajar saja ! filmnya dominan sekali dengan kebut-kebutan…..) Lucas saat itu bercita-cita ingin jadi seorang pembalap mobil. Namun impian itu hancur, disebabkan kecelakaan hebat yang hampir merenggut nyawanya. Dia pun akhirnya mengubur impian jadi pembalap dan dia mulai berpikir untuk menentukan masa depan. Pilihanpun mulai mantap dan akhirnya dia masuk Universitas Southern California untuk belajar perfilman. Sebagai seorang Mahasiswa perfilman, Lucas pernah menghasilkan beberapa film-film pendek, antara lain THX-1138, 4EB, His big. Debut dalam perfilman dimulai saat Lucas mendapatkan beasiswa untuk ikutan dalam proyek Warner Bros, Finian’s Rainbow yang di sutradarai oleh Francis Ford Coppola. Kerjasama bareng Coppola tidak berhenti begitu saja, mereka berdua akhirnya membuat sebuah perusahaan film American Zoetrope dengan debut THX-1138 yang awalnya merupakan film pendek garapan Lucas saat masih kuliah. Tahun 1973
Lucas memutuskan untuk membuat perusahaan film sendiri, Lucasfilm Ltd., dan membuat sebuah film berbudget rendah, American Graffiti di tahun yang sama, dan hasilnya sebuah Golden Globe berhasil dia sabet dan kantongi. Bermodalkan kepercayaan diri dengan insting bisnis yang kuat dan imajinasi Gokil, dalam pikiran Lucas sudah ada suatu perencanaan jauh kedepan. Keuntungan yang di dapat dari pembuatan film American Graffiti, di modalkan untuk pembuatan film fenomenalnya Star Wars. Lucas sendiri Terinspirasi dari film scifi seperti Flash Gordon atau Planet of the Apes tahun 1975, dalam usaha untuk mewujudkan impiannya, Lucas membuat ILM (Indrustrial Light & Magic), sebuah perusahaan yang mengkhususkan pada produksi efek digital pada film. Akhirnya, Star Wars pun berhasil dibuat dan ada fenomena tersendiri tentang cerita filmnya. Kegiatan itu tak berhenti, Lucas sudah menyiapkan prekuel film tersebut saat dia memproduksi Star Wars pada tahun 1977 langsung menuju ke episode 4, dan episode-episode sebelumnya baru dibuat belakangan karena Lucas beralasan, episode 1,2,3, membutuhkan efek digital yang canggih yang tak mungkin dengan teknologi saat itu, jadi menunggu teknologi lebih maju dulu baru bisa membuat episode 1,2,3.

Kamis, 15 April 2010

10 film terburuk yang pernah di buat

Semua sutradara atau produser pasti berharap film yang mereka buat bisa mendatangkan keuntungan dalam bentuk dolar maupun pujian dari para kritikus film yang kadang kelewat cerewet. Berbagai usaha mereka lakukan untuk membuat film yang mereka produksi menjadi film yang masuk kategori bagus tanpa menghilangkan nilai komersialnya. Sayang kadang di tengah proses pembuatan ini ada sesuatu yang lupa mereka perhatikan sehingga saat diedarkan film ini gagal meraih hati para pengamat film.
Bisa jadi mereka sudah memperhatikan semua aspek dengan baik namun yang jadi masalah adalah visi mereka ternyata tak sejalan dengan para kritikus. Lagi-lagi hasilnya menjadi bahan cercaan para pengamat. Terlepas dari disengaja atau tidak, memang tidak semua film bisa menjadi film yang bagus tanpa harus kehilangan nilai komersial.
Menilai film sendiri memang bukan pekerjaan yang mudah. Banyak faktor yang harus dipertimbangkan. Film yang sukses mengumpulkan dolar bukan jaminan bahwa film tersebut punya nilai tinggi sementara sebaliknya film yang tak laku juga bukan berarti film tersebut buruk. Setelah menimbang-nimbang akhirnya muncul sepuluh judul film yang kami anggap layak mendapat gelar film terburuk tahun 2009 ini, tentunya film-film tersebut yang sudah masuk ke jaringan gedung bioskop di tanah air.
1. STREET FIGHTER: THE LEGEND OF CHUN-LI
STREET FIGHTER: THE LEGEND OF CHUN-LI
Film laga dengan latar belakang martial arts memang biasanya mengandalkan soal special effect dan koreografi tarung sebagai pilar utamanya. Mungkin dengan pertimbangan ingin mengubah stigma itu pula Andrzej Bartkowiak, sang sutradara, tak terlalu memperhatikan titik krusial ini. Akibatnya, usaha memperbaiki usaha awal mengadaptasi game Street Fighter ke layar lebar ini jadi sia-sia. Alur cerita cenderung datar dan mudah ditebak sementara ide cerita pun sudah basi. Ditambah lagi akting yang pas-pasan dan naskah yang kurang menggigit, lengkap sudah penderitaan film ini. Mau tak mau STREET FIGHTER: THE LEGEND OF CHUN-LI harus rela berada di jajaran film terburuk tahun ini.

2. OLD DOGS
OLD DOGS
Menyia-nyiakan potensi yang sudah ada di depan mata. Itulah kesan yang tertangkap setelah menyaksikan film karya Walt Becker ini. Bagaimana tidak. Ada dua nama yang bisa dijadikan jaminan film bagus bergabung dalam film ini tapi nyatanya fakta itu tak membuat film ini jadi sebuah tontonan yang menarik.
Naskah yang kurang kokoh dan sutradara yang tak mampu mengeksploitasi potensi dua aktor andal ini adalah penyebab tidak munculnya kekuatan yang dimiliki John Travolta dan Robin Williams. Akhirnya yang tersisa hanyalah joke-joke hambar dalam kerangka cerita yang kurang menggigit pula. Bayangkan betapa sia-sianya John dan Robin bermain dalam film ini.

3. WHITEOUT
WHITEOUT
Mengangkat kisah dari sumber yang sudah 'besar' memang kadang beresiko tinggi buat sang sutradara. Kalau gagal menyamai reputasi sumber aslinya maka caci-maki para penggemar sumber asli plus para kritikus jelas tak akan bisa dibendung lagi. Kenyataan pahit itulah yang dihadapi oleh Dominic Sena saat mengadaptasi komik berjudul Whiteout ke layar lebar. Entah kenapa, malah film yang juga diberi judul WHITEOUT ini jadi terlihat seperti mengekor film INSOMNIA dan parahnya lagi Kate Beckinsale tak mampu menghidupkan karakter Carrie Stetko seperti yang dilakukan Al Pacino saat bermain dalam INSOMNIA. Akhirnya, WHITEOUT jadi tak lebih dari sekedar film thriller biasa.

4. BRIDE WARS
BRIDE WARS
Dua aktris berpotensi beradu akting dalam satu film yang tak didukung naskah yang memadai jadinya adalah BRIDE WARS ini. Film ini sebenarnya tak menawarkan banyak. Alur cerita cenderung polos dan tak memiliki 'denyut' yang cukup kuat. Artinya, yang terjadi selama 89 menit itu hanyalah 'perpanjangan' dari konflik yang pada titik tertentu terasa agak dipaksakan. Ini diperparah dengan tidak adanya latar belakang yang cukup kuat untuk mendukung karakter masing-masing tokoh sehingga di akhir cerita, film ini seolah berlalu begitu saja tanpa ada kesan yang cukup kuat. Alhasil, Gary Winick, sang sutradara, tak mampu menyelamatkan film ini dari jajaran film dengan nilai terendah di tahun 2009 ini.


5. SORORITY ROW
SORORITY ROW
Berapa banyak film thriller yang dibuat berdasarkan ide yang dibawa oleh film berjudul SORORITY ROW ini? Jawabnya mungkin sudah terlalu banyak. Tapi nyatanya itu tak menghalangi produser dan sutradara menawarkan konsep serupa. Masalahnya, sampai saat ini masih ada peluang untuk mengeruk keuntungan dari konsep ini. Pasar masih suka ditakut-takuti dengan cara klasik meski pada dasarnya mereka sudah tahu persis apa yang bakal terjadi.
Akhirnya dengan cerita yang sangat simple dan generik, yang tersisa hanyalah masalah mengulur waktu sampai memenuhi kuota untuk disebut sebagai film full feature. Tak heran jika film ini banyak mendapat kritikan dari pengamat film. Nyatanya, film dengan biaya produksi US$12,5 juta ini masih mampu mengembalikan modal awal pembuatan.

6. THE UGLY TRUTH
THE UGLY TRUTH
Konsep cerita yang sama sekali tidak menyimpang dari pakem film drama komedi bisa jadi adalah kunci kegagalan film ini meraih simpati para kritikus. Nyatanya memang tak ada yang baru dari film ini. Dari awal pun penonton sudah bisa memperkirakan bagaimana akhir dari film ini. Artinya, satu-satunya yang bisa dijadikan tumpuan agar penonton tak beranjak dari tempat duduk hanyalah alur cerita yang menarik dan kemampuan akting sang aktor dan aktris. Dalam kasus THE UGLY TRUTH ini yang paling banyak berperan justru adalah kemampuan akting karena alur cerita sebenarnya sudah tak mampu berbuat banyak. Itu pun masih belum mampu mengangkat pamor film ini agar lepas dari jajaran film dengan nilai terendah tahun ini.


7. I LOVE YOU, BETH COOPER
I LOVE YOU, BETH COOPER
Fakta bahwa film ini diangkat dari kisah nyata ternyata bukanlah jaminan bahwa hasil yang disajikan akan menarik. Nyatanya I LOVE YOU, BETH COOPER yang konon didasarkan pada pengalaman pribadi Larry Doyle, sang penulis naskah, malah sama sekali tak terasa 'hidup'.
Dengan naskah yang setipis itu, jelas tak banyak yang bisa dilakukan oleh para pemeran dalam film ini. Paul Rust tak mampu membuat karakter nerd yang ia perankan jadi berbeda dari para nerd sebelumnya. Untungnya Hayden Panettiere mampu sedikit menghidupkan suasana yang mulai terasa membosankan ini. Itu pun tak terlalu mampu membawa film ini jadi benar-benar sebuah hiburan yang fresh.

8. THE PINK PANTHER 2
THE PINK PANTHER 2
Ada dua hal yang patut disayangkan dari film ini. Yang pertama adalah casting bagus yang tak diimbangi dengan naskah dan penyutradaraan yang sama bagusnya. Akibatnya para aktor dan aktris pendukung yang sebenarnya dapat 'berbuat lebih' seolah jadi karakter dangkal yang hanya muncul bergantian dari awal hingga akhir film.
Masalah kedua adalah gagalnya sang sutradara dam penulis naskah untuk menuangkan ide lama, The Pink Panther, menjadi sebuah tontonan yang berkualitas. Akhirnya, film ini hanya menjadi sekedar rangkaian humor fisik macam THE THREE STOOGES atau Warkop DKI yang dengan segera terlupakan ketika film berakhir.

9. DRAGONBALL EVOLUTION
DRAGONBALL EVOLUTION
Sekali lagi, adaptasi dari bentuk lain yang sudah lebih dulu populer tidak selalu menguntungkan. Bila bisa mengalihkan 'jiwa' dari kisah yang diadaptasi ke bentuk lain maka popularitas versi aslinya akan mendongkrak pamor film yang mengadaptasi. Sebaliknya jika gagal menangkap 'roh' tadi maka caci-maki para fans setia jelas tak terhindarkan. Dalam kasus DRAGONBALL EVOLUTION ini yang jadi masalah adalah banyaknya 'penyesuaian' yang harus dilakukan sang sutradara yang akhirnya malah membuat para fans manga ini jadi kecewa lantaran visualisasi sang sutradara telah menyimpang jauh dari visualisasi dalam komik. Situasi jadi lebih tak menguntungkan lantaran buat para penonton yang bukan penggemar manga, film ini juga tak memberikan sesuatu yang 'jelas'.


10. TRANSFORMERS: REVENGE OF THE FALLEN
TRANSFORMERS: REVENGE OF THE FALLEN
Murni suguhan visual. Hanya itu yang akan Anda dapat saat menyaksikan film TRANSFORMERS: REVENGE OF THE FALLEN. Alur cerita kurang menggigit dan naskah yang kurang tergarap dengan baik adalah masalah yang dihadapi film ini. Akhirnya yang tersisa dari film berdurasi sekitar 150 menit ini hanyalah CGI yang memang disajikan dengan baik.Soal efektif atau tidak yang pasti pesta CGI adalah tujuan utama Michael Bay membuat film ini. Ditambah lagi akting yang tak memadai dari Megan Fox maka mau tak mau Michael Bay harus merelakan film TRANSFORMERS: REVENGE OF THE FALLEN masuk ke daftar film terburuk tahun ini.