BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS
Tampilkan postingan dengan label film fantasy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label film fantasy. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 April 2010

film clash of the titans


Clash of the Titans adalah film fantasi yang merupakan pembuatan ulang dari sebuah film dengan judul yang sama yang dibuat tahun 1981. Film ini dibuat berdasarkan kisah Perseus yang merupakan mitologi Yunani. Film ini disutradarai oleh Louis Leterrier dengan Sam Worthington sebagai bintang utama nya.

Plot cerita dari film Clash of the Titans ini adalah peperangan antara orang-orang dengan para raja, dan para raja dengan para dewa. Tapi peperangan antar para dewa sendiri terjadi, dan dapat mengakibatkan kehancuran pada dunia. Perseus (Sam Worthington), dewa yang dibesarkan sebagai seorang manusia merasa putus asa dan berusaha untuk menyelamatkan keluarganya dari Hades (Ralph Fiennes) sang dewa neraka.

Perseus kemudian menjadi sukarelawan untuk memimpin sebuah misi berbahaya untuk mengalahkan Hades sebelum ia dapat mengambil kekuasaan dari Zeus (Liam Neeson) dan membuat neraka di bumi. Bersama dengan pasukan yang terdiri dari para prajurit yang gagah berani, Perseus berangkat menuju peperangan melawan banyak iblis dan monster. Perseus hanya dapat selamat apabila ia dapat menerima kekuatannya sebagai dewa, melawan nasibnya, dan menciptakan sendiri takdirnya.



Mitologi Yunani
'Clash of the Titans' merupakan remake dari film dirilis pada 1981. Film bergenre fantasi itu menampilkan mitos Yunani dewa Perseus yang tidak lain adalah anak Zeus. Film yang dibintangi Laurence Olivier itu pun menjadi salah satu film yang paling laris sepanjang masa. Meski mengalami beberapa perubahan, versi baru 'Clash of the Titans' masih menampilkan petualangan Perseus melawan Medusa. Tak hanya itu, ia juga harus berhadapan dengan monster laut untuk menyelamatkan Andromeda. Sutradara 'Clash of the Titans' yang akan dirilis pada 2 April di Amerika Serikat digarap oleh Louis Leterrier. Meski film garapannya masih bisa dihitung dengan jari, kemampuan Louis sebagai sutradara tidak perlu diragukan lagi. Louis adalah sutradara yang berhasil mengembalikan kejayaan monster hijau, Hulk di kancah film superhero. Setelah Ang Lee gagal dengan film 'Hulk' garapannya, Louis pun dipercaya Marvel untuk menggarap 'The Incredible Hulk'. Alhasil, 'Hulk' versi Louis pun mendapat sambutan yang positif dari kritikus film. Sebelum 'Hulk', sutradara asal Prancis itu pun sukses merilis 'The Transporter' (2002), 'Unleashed' (2005) dan Transporter 2 (2005). Sam Worthington Kehadiran Sam Worthington di film ini pasti menjadi daya tarik tersendiri. Setelah membintangi 'Terminator Salvation' nama Sam mulai mencuat ke permukaan. Karir aktor Australia kelahiran Inggris itu pun meroket ketika tampil di film garapan James Cameron, 'Avatar'. Di 'Clash of the Titans', Sam yang kini berusia 33 tahun berperan sebagai Perseus. Ia pun beradu akting dengan aktor senior, Liam Neeson yang memerankan Dewa Zeus. Nah, sepertinya ketiga unsur tersebut pun bisa menjadi jaminan kenapa 'Clash of the Titans' patut Anda tonton. Ditambah lagi, film epik ini hadir dalam format tiga dimensi.

Rabu, 21 April 2010

film star wars


Kisah Proses Terciptanya Film Star Wars Produksi Lucasfilm Ltd.

Sebelum kita baca proses pembuatan film kolosal fenomenal Star Wars, alangkah baiknya anda tahu dulu pemeran karakter dalam film ini yaitu :

Anakin Skywalker/Death Vader.
Padme Amidala
Obi-Wan Kenobi
Senator Palpatine / Darth Sidious.
Yoda
Han Solo
Luke Skywalker dan Leia Organa

Kisah Proses Terciptanya Film Star Wars Oleh George Lucas

Dilahirkan pada tanggal 14 Mei 1944 di Modesto California (Negara bagian USA/Amerika serikat) pesisir barat. Film bukanlah darah dalam keluarga George, ayahnya pengusaha toko alat-alat stationery dan tiga saudara perempuannya juga tidak ada yang menggeluti dunia perfilman. Berawal dari hobinya, yaitu kebut-kebutan mobil, (wajar saja ! filmnya dominan sekali dengan kebut-kebutan…..) Lucas saat itu bercita-cita ingin jadi seorang pembalap mobil. Namun impian itu hancur, disebabkan kecelakaan hebat yang hampir merenggut nyawanya. Dia pun akhirnya mengubur impian jadi pembalap dan dia mulai berpikir untuk menentukan masa depan. Pilihanpun mulai mantap dan akhirnya dia masuk Universitas Southern California untuk belajar perfilman. Sebagai seorang Mahasiswa perfilman, Lucas pernah menghasilkan beberapa film-film pendek, antara lain THX-1138, 4EB, His big. Debut dalam perfilman dimulai saat Lucas mendapatkan beasiswa untuk ikutan dalam proyek Warner Bros, Finian’s Rainbow yang di sutradarai oleh Francis Ford Coppola. Kerjasama bareng Coppola tidak berhenti begitu saja, mereka berdua akhirnya membuat sebuah perusahaan film American Zoetrope dengan debut THX-1138 yang awalnya merupakan film pendek garapan Lucas saat masih kuliah. Tahun 1973
Lucas memutuskan untuk membuat perusahaan film sendiri, Lucasfilm Ltd., dan membuat sebuah film berbudget rendah, American Graffiti di tahun yang sama, dan hasilnya sebuah Golden Globe berhasil dia sabet dan kantongi. Bermodalkan kepercayaan diri dengan insting bisnis yang kuat dan imajinasi Gokil, dalam pikiran Lucas sudah ada suatu perencanaan jauh kedepan. Keuntungan yang di dapat dari pembuatan film American Graffiti, di modalkan untuk pembuatan film fenomenalnya Star Wars. Lucas sendiri Terinspirasi dari film scifi seperti Flash Gordon atau Planet of the Apes tahun 1975, dalam usaha untuk mewujudkan impiannya, Lucas membuat ILM (Indrustrial Light & Magic), sebuah perusahaan yang mengkhususkan pada produksi efek digital pada film. Akhirnya, Star Wars pun berhasil dibuat dan ada fenomena tersendiri tentang cerita filmnya. Kegiatan itu tak berhenti, Lucas sudah menyiapkan prekuel film tersebut saat dia memproduksi Star Wars pada tahun 1977 langsung menuju ke episode 4, dan episode-episode sebelumnya baru dibuat belakangan karena Lucas beralasan, episode 1,2,3, membutuhkan efek digital yang canggih yang tak mungkin dengan teknologi saat itu, jadi menunggu teknologi lebih maju dulu baru bisa membuat episode 1,2,3.

Rabu, 14 April 2010

film Avatar

Los Angeles (ANTARA News/Reuters) - Film "Avatar" karya Sutradara James Cameron yang dinantikan banyak orang, mendatangkan banyak pujian ketika diputar perdana di London, Jumat pagi WIB, dimana diantaranya menyebut film itu sebagai menakjubkan, mengemparkan dan pengubah peta permainan efek digital di Hollywood.

Cerita epos 3D (tiga dimensi) karya sutradara film terlaris 1997 "Titanic" ini adalah salah satu dari film paling mahal yang pernah dibuat dan dipasarkan, dengan menghabiskan dana 400 juta dolar AS. Film ini akan diputar serentak di seluruh dunia pekan depan dan menghentakkan bioskop-bioskop AS pada 18 Desember nanti.

Jika resensi perdana dan "buzz" Twitter dianggap indikasinya, maka studio film 20th Century Fox akan menanggung keuntungan sangat banyak.

"James Cameron telah membuktikan dirinya bahwa dia memang rajanya dunia (film)," sanjung suratkabar The Hollywood Reporter.

"Sebagai panglima perang dari para teknisi efek visual, perancang makara, ahli teknik rekam gerakan (
motion-capture), figuran, penari, aktor, penata musik dan suara, dia (James) mengubah film-film fiksi ilmiah era abad ke-21 menjadi keajaiban yang menakjubkan, yakni Avatar," sebut koran itu.

Tabloid terlaris di Inggris, The Sun, menyebut "Avatar" sebagai film paling mempesona dekade ini. "Adegan perang di akhir babak yang panjangnya 20 menit benar-benar menakjubkan."

"Avator" menceritakan perang untuk mempertahankan hidup antara kaum Na'vi yang tinggal di hutan, melawan operasi pertambangan kolonial di planet mereka. Seorang mantan marinir pincang dipilih untuk membina kontak dengan orang-orang misterius yang dikendalikan avatar dari jarak jauh.

Majalah Empire memberi lima bintang penuh kepada film ini, seraya menyebutnya sebagai sebuah "kerja dengan ganjaran luar biasa besar," untuk mana teknologi baru telah memudahkan para sutradaran berkreasi.

Sementara jejaring mikroblog Twitter mengutipkan komentar-komentar para jurnalis. "James Cameron benar-benar jenius! Saya tak bisa ngomong apa-apa lagi, keren habis, saya suka banget," tulis Alex Billington dalam laman film FirstShowing.net.

Mark Brown dari The Guardian, London, menulis di edisi Kamis koran itu bahwa "Avatar" benar-benar lebih hebat dari perkiraaan. Film ini mengagumkan dan kisahnya mengena sekali, meski murahan di banyak bagian.

"Film mengerikan yang oleh banyak orang sempat dihindari itu, tidak terbukti (mengerikan). Bagus," tulis Brown. (*)