BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Senin, 26 April 2010

film drama (tentang kesetian anjing terhadap tuannya)


Ada yang bilang kalau anjing adalah teman terbaik manusia. Mungkin tidak salah juga kalau melihat kisah yang dialami oleh Parker Wilson (Richard Gere) dan anjing kesayangannya. Kisah persahabatan Parker dan anjing bernama Hachiko ini bahkan mampu memberikan inspirasi pada seluruh warga kota tentang makna persahabatan sesungguhnya.

Pertemuan antara Parker dan Hachiko pun sebenarnya terjadi tanpa sengaja. Hachiko adalah anjing tanpa tuan yang ditemukan Parker saat ia pulang kerja. Parker sebenarnya bermaksud mencari pemilik Hachiko untuk mengembalikan anjing ini namun saat usaha itu tak menemui jalan Parker akhirnya memutuskan untuk memelihara Hachiko.

Setiap hari Hachiko selalu mengantar Parker ke stasiun saat pria yang bekerja sebagai dosen ini berangkat kerja. Dan setiap sore pula Hachiko datang menjemput Parker ke stasiun saat ia pulang kerja. Suatu ketika, Parker berangkat kerja seperti biasa namun tak pernah kembali ke stasiun itu. Parker meninggal sebelum ia pulang. Hachiko yang tak tahu kalau majikannya telah tiada tetap datang setiap sore berharap bertemu Parker lagi.

Hari berlalu dan sembilan tahun sudah Hachiko selalu datang ke stasiun untuk menjemput majikannya. Meski Hachiko tak pernah lagi bertemu Parker namun Hachiko tak pernah menyerah.

Genre:Drama
Release Date:August 8, 2009
Director:Lasse Hallström
Script:Stephen P. Lindsey
Producer:Richard Gere, Bill Johnson, Vicki Shigekuni Wong
Distributor:Sony Pictures Entertainment
Duration:104 minutes
Budget:-
Official Site:www.hachithemovie.com

Sabtu, 24 April 2010

Kisah Seram Di Balik 5 Dongeng Dunia Terpopuler

Anda tentu sudah sering mendengar tentang kisah hidup Cinderella yang tadinya dikenal dengan Upik Abu yang penuh derita, kemudian berubah menjadi Putri Kerajaan yang cantik jelita. Anda pun sudah sering mendengar tentang kisah Hansel dan Gretel yang ditinggal oleh orang tuanya di dalam hutan.

Cerita-cerita menjelang tidur itu memang sangat menghibur dan membawa kenangan masa kecil yang begitu indah. Namun tahukah Anda bahwa dongeng-dongeng tersebut pada awalnya bukan begitu ceritanya. Dalam sebuah buku berjudul The Most Creepy Fairy Tales, dongeng-dongeng itu ternyata awalnya dibuat dengan cerita yang sangat mengerikan dan menakutkan. Beruntunglah kita tidak pernah mendengar kisah sebenarnya dari dongeng-dongeng itu, karena telah dimodifikasi sedemikian rupa (terima kasih untuk HC Anderson, Brother Grimms, dan Walt Disney yang telah mengubah kisah horor itu menjadi dongeng anak-anak yang menyentuh hati). Jika tidak, mungkin masa kecil kita tidak seindah yang kita ingat. Berikut ini adalah kisah sebenarnya dari dongeng-dongeng populer tersebut :

1. SNOW WHITE & SEVEN DWARFS

Ucapan terima kasih perlu kita alamatkan pada Walt Disney yang telah mengubah kisah Putri Salju dan 7 Kurcaci ini menjadi sebuah cerita yang legendaris seperti yang kita ketahui saat ini. Dalam versi asli epik ini, dikisahkan bahwa Ratu meminta bawahannya untuk menghabisi Putri Salju. Dan sebagai bukti kalau Putri Salju telah terbunuh, sang bawahan harus membawa jantung Putri Salju. Saat melepaskan Putri Salju, Bawahan Ratu membunuh rusa dan membawa jantung rusa itu ke hadapan Ratu, serta mengakui jantung itu milik Putri Salju. Sang Ratu lalu memakan jantung Putri Salju dan berharap kecantikan Putri Salju berpindah padanya.

Di akhir cerita, dikisahkan bahwa Putri Salju yang tewas setelah makan apel beracun, hidup lagi berkat ciuman seorang Pangeran. Setelah Putri Salju diboyong ke istana, sang Ratu dihukum. Namun berbeda dengan versi yang anda ketahui, hukuman untuk Sang Ratu sangatlah kejam. Kakinya dipasung dengan sepatu besi dan si Ratu dipaksa menari sampai mati di hadapan Putri Salju.

2. CINDERELLA :

Kisah lain yang cukup populer di masa kanak-kanak kita adalah Cinderella alias Si Upik Abu. Dalam versi aslinya, saat Pangeran mencari pemilik sepatu kaca, Ibu Tiri Upik Abu berusaha sangat keras agar anak-anaknya terpilih sebagai pemilik sepatu. Putri yang kakinya kebesaran, jari-jarinya dipotong agar muat. Sementara Putri yang kakinya kekecilan, kakinya digilas dengan roda gerobak kuda yang sangat berat (dari sinilah sebenarnya muncul istilah "Pain for Beauty"(Biar Sakit Asal Cantik)). Pada akhirnya, cara itu tidak berhasil karena Sepatu Kaca itu tetaplah tidak muat untuk kedua kakak-beradik itu.

Ketika Sang Pangeran menemukan bahwa pemilik sepatunya adalah Cinderella, maka murkalah dia, dan segera memerintahkan burung elang peliharaannya untuk mematuk dan memakan mata Ibu Tiri Cinderella, kemudian mengusir Ibu Tiri dan adik-adik tirinya dari kota. Sang Ibu Tiri dan adik tiri Cinderella pada akhirnya menjadi pengemis yang tinggal di luar kota.

3. HANSEL & GRETEL

Kisah rekaan Brother Grimms ini awalnya dibuat untuk orang dewasa. Namun karena tidak populer, akhirnya diubah versinya dan disesuaikan untuk anak-anak. Dalam versi dewasanya, Hansel dan Gretel diceritakan sering disiksa oleh orang tuanya yang psycho. Sang ayah sering menyambuk mereka dan sang ibu suka melukai kedua anak itu dengan menyayat kulit mereka dan tertawa-tawa saat melihat darah mengalir keluar dari kulit yang tersayat itu.
Saat kedua anak itu kabur dari rumah, keduanya bertemu rumah yang terbuat dari permen / coklat, yang tidak lain adalah milik Tukang Sihir. Yang mengejutkan, Sang Tukang Sihir adalah Kanibal yang pada akhirnya membunuh dan memakan mereka.
Hansel & Gretel adalah kisah pertama yang mengangkat tema kanibalisme.

4. LITTLE RED RIDING HOOD

Kisah klasik ini sebenarnya diangkat dari kisah nyata tentang penyerangan seekor srigala pada seorang anak perempuan berkerudung merah. Kejadian ini terjadi pada abad 18 di daerah Eropa. Waktu itu dikisahkan seorang anak disuruh orang tuanya mengunjungi nenek mereka yang sakit dan tinggal di hutan. Awalnya, anak itu disuruh pergi subuh-subuh. Namun entah mengapa, sang anak memutuskan pergi tengah malam. Akibatnya, dia dikejar oleh srigala. Memang si anak lolos dari kejaran srigala dan berhasil tiba di rumah neneknya dengan selamat. Namun yang tidak diduga olehnya, ternyata ada seekor srigala yang telah memakan sang nenek dan bersembunyi di dalam rumah. Dan ketika si anak itu tiba di rumah, sang serigala segera menghabisi anak malang itu.

Kisah asli Little Red Riding Hood nyaris difilmkan secara utuh dalam film Hoodwinkled. Namun berhubung film itu dikhususkan untuk anak-anak, akhirnya versinya diubah dengan mengikuti alur sesuai dengan cerita yang kita ketahui saat ini. Jika tidak.... mungkin Anda akan termuntah-muntah saat menontonnya.

5. THE LITTLE MERMAID :

"Under the sea.... under the sea..." Yeah... Anda tentu ingat lagu yang dinyanyikan oleh Sebastian - si udang berisik dari dasar laut. Dengan aksen Jamaikanya dia menghibur kita dengan lagu yang menyenangkan itu. Kisah si Putri Duyung ini pun begitu menyentuh dan disuka oleh banyak orang hingga hari ini. Namun tahukah Anda bahwa kisah si Putri Duyung itu tidaklah seindah yang Anda tahu?

Dalam versi aslinya, Ariel si Putri Duyung - selama menjadi manusia - dibekali dengan pisau yang terselip rapi di balik rambutnya yang panjang dan tebal. Tujuannya sederhana : Jika ada orang yang mencurigai keberadaannya sebagai Putri Duyung, maka Ariel harus membunuh orang itu. Dia harus melakukan hal ini untuk melindungi jati dirinya, serta keselamatan kerajaan Neptunus dan spesies Mermaid di laut agar tidak menjadi buruan manusia.

Dalam perkembangan kisahnya, kisah cinta Ariel berakhir tragis. Cintanya bertepuk sebelah tangan, dan sang pangeran meninggalkannya untuk menikah dengan gadis lain. Hal ini membuat Ariel patah hati dan akhirnya memilih membunuh dirinya sendiri dengan pisau yang dibawanya.

Dari sinilah muncul istilah "Mermaid Tears" (Air mata Putri Duyung).
Hewan Sirenia - atau dikenal juga dengan sebutan Sapi Laut / Sea Cows - disebut pula dengan nama Putri Duyung karena memiliki morfologi tubuh yang mirip dengan gambaran Putri Duyung. Hewan laut ini sering terlihat mengeluarkan air mata. Dan kini Anda paham kan mengapa dia menangis?

Rabu, 21 April 2010

film star wars


Kisah Proses Terciptanya Film Star Wars Produksi Lucasfilm Ltd.

Sebelum kita baca proses pembuatan film kolosal fenomenal Star Wars, alangkah baiknya anda tahu dulu pemeran karakter dalam film ini yaitu :

Anakin Skywalker/Death Vader.
Padme Amidala
Obi-Wan Kenobi
Senator Palpatine / Darth Sidious.
Yoda
Han Solo
Luke Skywalker dan Leia Organa

Kisah Proses Terciptanya Film Star Wars Oleh George Lucas

Dilahirkan pada tanggal 14 Mei 1944 di Modesto California (Negara bagian USA/Amerika serikat) pesisir barat. Film bukanlah darah dalam keluarga George, ayahnya pengusaha toko alat-alat stationery dan tiga saudara perempuannya juga tidak ada yang menggeluti dunia perfilman. Berawal dari hobinya, yaitu kebut-kebutan mobil, (wajar saja ! filmnya dominan sekali dengan kebut-kebutan…..) Lucas saat itu bercita-cita ingin jadi seorang pembalap mobil. Namun impian itu hancur, disebabkan kecelakaan hebat yang hampir merenggut nyawanya. Dia pun akhirnya mengubur impian jadi pembalap dan dia mulai berpikir untuk menentukan masa depan. Pilihanpun mulai mantap dan akhirnya dia masuk Universitas Southern California untuk belajar perfilman. Sebagai seorang Mahasiswa perfilman, Lucas pernah menghasilkan beberapa film-film pendek, antara lain THX-1138, 4EB, His big. Debut dalam perfilman dimulai saat Lucas mendapatkan beasiswa untuk ikutan dalam proyek Warner Bros, Finian’s Rainbow yang di sutradarai oleh Francis Ford Coppola. Kerjasama bareng Coppola tidak berhenti begitu saja, mereka berdua akhirnya membuat sebuah perusahaan film American Zoetrope dengan debut THX-1138 yang awalnya merupakan film pendek garapan Lucas saat masih kuliah. Tahun 1973
Lucas memutuskan untuk membuat perusahaan film sendiri, Lucasfilm Ltd., dan membuat sebuah film berbudget rendah, American Graffiti di tahun yang sama, dan hasilnya sebuah Golden Globe berhasil dia sabet dan kantongi. Bermodalkan kepercayaan diri dengan insting bisnis yang kuat dan imajinasi Gokil, dalam pikiran Lucas sudah ada suatu perencanaan jauh kedepan. Keuntungan yang di dapat dari pembuatan film American Graffiti, di modalkan untuk pembuatan film fenomenalnya Star Wars. Lucas sendiri Terinspirasi dari film scifi seperti Flash Gordon atau Planet of the Apes tahun 1975, dalam usaha untuk mewujudkan impiannya, Lucas membuat ILM (Indrustrial Light & Magic), sebuah perusahaan yang mengkhususkan pada produksi efek digital pada film. Akhirnya, Star Wars pun berhasil dibuat dan ada fenomena tersendiri tentang cerita filmnya. Kegiatan itu tak berhenti, Lucas sudah menyiapkan prekuel film tersebut saat dia memproduksi Star Wars pada tahun 1977 langsung menuju ke episode 4, dan episode-episode sebelumnya baru dibuat belakangan karena Lucas beralasan, episode 1,2,3, membutuhkan efek digital yang canggih yang tak mungkin dengan teknologi saat itu, jadi menunggu teknologi lebih maju dulu baru bisa membuat episode 1,2,3.

Kamis, 15 April 2010

10 film terburuk yang pernah di buat

Semua sutradara atau produser pasti berharap film yang mereka buat bisa mendatangkan keuntungan dalam bentuk dolar maupun pujian dari para kritikus film yang kadang kelewat cerewet. Berbagai usaha mereka lakukan untuk membuat film yang mereka produksi menjadi film yang masuk kategori bagus tanpa menghilangkan nilai komersialnya. Sayang kadang di tengah proses pembuatan ini ada sesuatu yang lupa mereka perhatikan sehingga saat diedarkan film ini gagal meraih hati para pengamat film.
Bisa jadi mereka sudah memperhatikan semua aspek dengan baik namun yang jadi masalah adalah visi mereka ternyata tak sejalan dengan para kritikus. Lagi-lagi hasilnya menjadi bahan cercaan para pengamat. Terlepas dari disengaja atau tidak, memang tidak semua film bisa menjadi film yang bagus tanpa harus kehilangan nilai komersial.
Menilai film sendiri memang bukan pekerjaan yang mudah. Banyak faktor yang harus dipertimbangkan. Film yang sukses mengumpulkan dolar bukan jaminan bahwa film tersebut punya nilai tinggi sementara sebaliknya film yang tak laku juga bukan berarti film tersebut buruk. Setelah menimbang-nimbang akhirnya muncul sepuluh judul film yang kami anggap layak mendapat gelar film terburuk tahun 2009 ini, tentunya film-film tersebut yang sudah masuk ke jaringan gedung bioskop di tanah air.
1. STREET FIGHTER: THE LEGEND OF CHUN-LI
STREET FIGHTER: THE LEGEND OF CHUN-LI
Film laga dengan latar belakang martial arts memang biasanya mengandalkan soal special effect dan koreografi tarung sebagai pilar utamanya. Mungkin dengan pertimbangan ingin mengubah stigma itu pula Andrzej Bartkowiak, sang sutradara, tak terlalu memperhatikan titik krusial ini. Akibatnya, usaha memperbaiki usaha awal mengadaptasi game Street Fighter ke layar lebar ini jadi sia-sia. Alur cerita cenderung datar dan mudah ditebak sementara ide cerita pun sudah basi. Ditambah lagi akting yang pas-pasan dan naskah yang kurang menggigit, lengkap sudah penderitaan film ini. Mau tak mau STREET FIGHTER: THE LEGEND OF CHUN-LI harus rela berada di jajaran film terburuk tahun ini.

2. OLD DOGS
OLD DOGS
Menyia-nyiakan potensi yang sudah ada di depan mata. Itulah kesan yang tertangkap setelah menyaksikan film karya Walt Becker ini. Bagaimana tidak. Ada dua nama yang bisa dijadikan jaminan film bagus bergabung dalam film ini tapi nyatanya fakta itu tak membuat film ini jadi sebuah tontonan yang menarik.
Naskah yang kurang kokoh dan sutradara yang tak mampu mengeksploitasi potensi dua aktor andal ini adalah penyebab tidak munculnya kekuatan yang dimiliki John Travolta dan Robin Williams. Akhirnya yang tersisa hanyalah joke-joke hambar dalam kerangka cerita yang kurang menggigit pula. Bayangkan betapa sia-sianya John dan Robin bermain dalam film ini.

3. WHITEOUT
WHITEOUT
Mengangkat kisah dari sumber yang sudah 'besar' memang kadang beresiko tinggi buat sang sutradara. Kalau gagal menyamai reputasi sumber aslinya maka caci-maki para penggemar sumber asli plus para kritikus jelas tak akan bisa dibendung lagi. Kenyataan pahit itulah yang dihadapi oleh Dominic Sena saat mengadaptasi komik berjudul Whiteout ke layar lebar. Entah kenapa, malah film yang juga diberi judul WHITEOUT ini jadi terlihat seperti mengekor film INSOMNIA dan parahnya lagi Kate Beckinsale tak mampu menghidupkan karakter Carrie Stetko seperti yang dilakukan Al Pacino saat bermain dalam INSOMNIA. Akhirnya, WHITEOUT jadi tak lebih dari sekedar film thriller biasa.

4. BRIDE WARS
BRIDE WARS
Dua aktris berpotensi beradu akting dalam satu film yang tak didukung naskah yang memadai jadinya adalah BRIDE WARS ini. Film ini sebenarnya tak menawarkan banyak. Alur cerita cenderung polos dan tak memiliki 'denyut' yang cukup kuat. Artinya, yang terjadi selama 89 menit itu hanyalah 'perpanjangan' dari konflik yang pada titik tertentu terasa agak dipaksakan. Ini diperparah dengan tidak adanya latar belakang yang cukup kuat untuk mendukung karakter masing-masing tokoh sehingga di akhir cerita, film ini seolah berlalu begitu saja tanpa ada kesan yang cukup kuat. Alhasil, Gary Winick, sang sutradara, tak mampu menyelamatkan film ini dari jajaran film dengan nilai terendah di tahun 2009 ini.


5. SORORITY ROW
SORORITY ROW
Berapa banyak film thriller yang dibuat berdasarkan ide yang dibawa oleh film berjudul SORORITY ROW ini? Jawabnya mungkin sudah terlalu banyak. Tapi nyatanya itu tak menghalangi produser dan sutradara menawarkan konsep serupa. Masalahnya, sampai saat ini masih ada peluang untuk mengeruk keuntungan dari konsep ini. Pasar masih suka ditakut-takuti dengan cara klasik meski pada dasarnya mereka sudah tahu persis apa yang bakal terjadi.
Akhirnya dengan cerita yang sangat simple dan generik, yang tersisa hanyalah masalah mengulur waktu sampai memenuhi kuota untuk disebut sebagai film full feature. Tak heran jika film ini banyak mendapat kritikan dari pengamat film. Nyatanya, film dengan biaya produksi US$12,5 juta ini masih mampu mengembalikan modal awal pembuatan.

6. THE UGLY TRUTH
THE UGLY TRUTH
Konsep cerita yang sama sekali tidak menyimpang dari pakem film drama komedi bisa jadi adalah kunci kegagalan film ini meraih simpati para kritikus. Nyatanya memang tak ada yang baru dari film ini. Dari awal pun penonton sudah bisa memperkirakan bagaimana akhir dari film ini. Artinya, satu-satunya yang bisa dijadikan tumpuan agar penonton tak beranjak dari tempat duduk hanyalah alur cerita yang menarik dan kemampuan akting sang aktor dan aktris. Dalam kasus THE UGLY TRUTH ini yang paling banyak berperan justru adalah kemampuan akting karena alur cerita sebenarnya sudah tak mampu berbuat banyak. Itu pun masih belum mampu mengangkat pamor film ini agar lepas dari jajaran film dengan nilai terendah tahun ini.


7. I LOVE YOU, BETH COOPER
I LOVE YOU, BETH COOPER
Fakta bahwa film ini diangkat dari kisah nyata ternyata bukanlah jaminan bahwa hasil yang disajikan akan menarik. Nyatanya I LOVE YOU, BETH COOPER yang konon didasarkan pada pengalaman pribadi Larry Doyle, sang penulis naskah, malah sama sekali tak terasa 'hidup'.
Dengan naskah yang setipis itu, jelas tak banyak yang bisa dilakukan oleh para pemeran dalam film ini. Paul Rust tak mampu membuat karakter nerd yang ia perankan jadi berbeda dari para nerd sebelumnya. Untungnya Hayden Panettiere mampu sedikit menghidupkan suasana yang mulai terasa membosankan ini. Itu pun tak terlalu mampu membawa film ini jadi benar-benar sebuah hiburan yang fresh.

8. THE PINK PANTHER 2
THE PINK PANTHER 2
Ada dua hal yang patut disayangkan dari film ini. Yang pertama adalah casting bagus yang tak diimbangi dengan naskah dan penyutradaraan yang sama bagusnya. Akibatnya para aktor dan aktris pendukung yang sebenarnya dapat 'berbuat lebih' seolah jadi karakter dangkal yang hanya muncul bergantian dari awal hingga akhir film.
Masalah kedua adalah gagalnya sang sutradara dam penulis naskah untuk menuangkan ide lama, The Pink Panther, menjadi sebuah tontonan yang berkualitas. Akhirnya, film ini hanya menjadi sekedar rangkaian humor fisik macam THE THREE STOOGES atau Warkop DKI yang dengan segera terlupakan ketika film berakhir.

9. DRAGONBALL EVOLUTION
DRAGONBALL EVOLUTION
Sekali lagi, adaptasi dari bentuk lain yang sudah lebih dulu populer tidak selalu menguntungkan. Bila bisa mengalihkan 'jiwa' dari kisah yang diadaptasi ke bentuk lain maka popularitas versi aslinya akan mendongkrak pamor film yang mengadaptasi. Sebaliknya jika gagal menangkap 'roh' tadi maka caci-maki para fans setia jelas tak terhindarkan. Dalam kasus DRAGONBALL EVOLUTION ini yang jadi masalah adalah banyaknya 'penyesuaian' yang harus dilakukan sang sutradara yang akhirnya malah membuat para fans manga ini jadi kecewa lantaran visualisasi sang sutradara telah menyimpang jauh dari visualisasi dalam komik. Situasi jadi lebih tak menguntungkan lantaran buat para penonton yang bukan penggemar manga, film ini juga tak memberikan sesuatu yang 'jelas'.


10. TRANSFORMERS: REVENGE OF THE FALLEN
TRANSFORMERS: REVENGE OF THE FALLEN
Murni suguhan visual. Hanya itu yang akan Anda dapat saat menyaksikan film TRANSFORMERS: REVENGE OF THE FALLEN. Alur cerita kurang menggigit dan naskah yang kurang tergarap dengan baik adalah masalah yang dihadapi film ini. Akhirnya yang tersisa dari film berdurasi sekitar 150 menit ini hanyalah CGI yang memang disajikan dengan baik.Soal efektif atau tidak yang pasti pesta CGI adalah tujuan utama Michael Bay membuat film ini. Ditambah lagi akting yang tak memadai dari Megan Fox maka mau tak mau Michael Bay harus merelakan film TRANSFORMERS: REVENGE OF THE FALLEN masuk ke daftar film terburuk tahun ini.

ciri film indonesia jadul



Adegan-adegan yang biasanya ada dalam film-film Indonesia "jadul" (jaman
dulu) tahun 1970-an dan 1980-an:

1. Makan bersama keluarga. Entah maksudnya apa, selalu pamer apa yang dimasak + pembantu rumah tangganya, atau pamer peralatan dapur. Dan biasanya minumannya selalu jus jeruk.
2. Cinta yang tidak disetujui orang tua. Entah sudah berapa judul film Rano Karno yang temanya beginian.
3. Tokoh Ayah selalu berbaju safari. Biasanya warnanya coklat muda, dengan 2 bolpen di kantongnya, membawa koper, dan biasanya ke kantor.
4. Polisi yang selalu datang terlambat. Seperti biasa, polisi selalu terlambat untuk menangangi masalah dalam film Indonesia , dengan kalimat yang kaku dan khas: "Ini memang buronan yang sedang kami cari, Pak!"
5. Adegan pub/bar/nightclub. Scene ini biasanya lampu remang-remang warna kemerahan, diiringi musik-musik kaya' ABBA, Beegees, Kool and The Gang. Lalu minuman diberi obat perangsang.
6. Masuk Rumah Sakit. Biasanya karena penyakit yang baru disadari sudah stadium 2 atau 3, karena mengidap kanker, leukimia, atau jantungnya kambuh. Sangat jarang penyakitnya bengek, korengan, atau diare. Dokternya biasanya berkumis, badan agak gemuk, kacamata baca model Malcolm X, stetoskop menggantung di leher, dan biasanya ngomong : "Bapak dan Ibu tidak usah khawatir, kami akan berusaha semampu kami."
7. Adegan lari-larian di taman atau di pinggir laut sambil ketawa-ketawa kecil "hahaha...hahaha..." trus yang cewek menjatuhkan diri. Maksudnya romantis, tapi kok malah jadi lucu. Trus saat adegan ciuman, diganti (disensor) dengan deburan ombak atau bunga mawar.
8. Mau di-per-kosa trus nggak jadi karena jagoannya datang. Entah dari mana, tiba-tiba berantem aja sama yang mau mem-per-kosa.
9. Tokoh kyai/orang sakti/pemuda yang alim. Biasanya untuk ngusir setan kaya kuntilanak, arwah penasaran dan lain-lain. Banyak ditemui di film-film horor Indonesia dan biasanya selalu menang.
10. Di setiap ending film pasti disertai dengan tulisan: SEKIAN, TAMAT, SELESAI, dan lain-lain dengan warna-warna yang cerah.
11. Kalau cowok pergi ngapel ke rumah camer biasanya bawa oleh-oleh kue tart yang norak-norak (zaman segitu belum ada black forest, atau tiramisu sih!)
12. Kalau kuliah naik motor and berambut gondrong.
13. Cewek kalau dijemput cowoknya pakai mobil, pintunya dibukain.
14. Adegan buang puntung rokok, terus dimatiin pake kaki. Mungkin biar sepatu boot/kulit mengkilap-nya keliatan.
15. Kalau perpisahan bikin acara disko sendiri di rumah.
16. Terjadinya ML ya karena gak sengaja, sering kali gara-gara kehujanan atau pada saat hujan.
17. Kalau mau ketemu cewek, si cowok sisiran dulu. Rambut gondrong dangdut, diminyakin dan sisirnya ditaruh di saku belakang. Biar tambah keren, biasanya sisirnya nongol sedikit.
18. Nama peran utamanya kalau cowok selalu JOHAN, HENDRA, ANTON, BRAM, dll
19. Kalau naik motor nggak pernah pake helm.
20. Cewenya kalau habis dimarahin sama bokapnya, biasanya langsung lari ke kamar terus nangis tersedu-sedu di ranjang (biasanya film-film Oma Irama).
21. Suka ada iklan tersembunyi, biasanya rokok. Pemeran utama megang2 rokok dengan gaya garing, biar merek nya bisa kesorot kamera.
22. Kalau pemeran utama cowoknya dalam ceritanya udah jadi tua, biasanya mukanya cuma tinggal ditambahin kumis doang. Tapi tampangnya tetep aja muda.
23. Kalau film silat, gadis desanya senang nyuci di kali pakai kemben, bawa bakul, bajunya cuma 2 biji. Pas lagi nyuci, datang penjahat dan langsung tuh pejahat pengen mem-per-kosa.
24. Kalau film perang, kapten Belanda biasanya orang Indonesia pake wig pirang, serdadunya senang jalan-jalan keliling kampung, pas liat cewek lagi nyuci di kali,kejadian berikutnya sama dengan no 23 di atas.
25. Biasanya kisah sedihnya beruntun. Misalnya: anak sakit, nggak punya uang, mau beli obat, hujan deras, eh si emak ketabrak mobil lagi..(apesss. .)
27. Anak SMA pake seragam, lengannya dilinting, nggak cewe ngga cowo. Celananya baggy, atau yang pipanya nyempit di bawah.
28. Rambut cewek belahannya di samping.
29. Vokal untuk theme song suaranya lirih dan mendesah desah. (ahh..ahhh.. ahhh..)
30. Kalau ada yang mau mati, pasti ninggalin pesen duluan, baru mati. (nah lho..)
31. Suara cewe kalo lagi marah pasti jadi gembret.
32. Zainal Abidin kebanyakan jadi tokoh Bapak.
33. Kalau di film anak-anak, biasanya ibu atau bapaknya meninggal. Si anak tinggal sama ibu tiri atau bibinya, dijadiin pembokat, dimarahin. Si anak kabur ke kota , jadi gelandangan. Biasanya dipungut orang kaya, trus jadi penyanyi cilik terkenal. Biar rada dramatis sering tuh anak akhirnya ditabrak mobil. Kadang dibikin mati, kadang cuma cacat.
34. Kalau ada cewek yang mau diculik, biasanya ntu cewek lagi jalan di tempat sepi yang nggak ada orang/mobil lewat. Padahal sebelumnya ga pernah dia lewat jalan sepi begitu. tau kali ya mau diculik????
35. Kalau film eksyen, adegan berantem di jalan ramai dilanjutkan dengan kejar-kejaran. Dari kota tiba-tiba pindah berantem ke tengah sawah! Proses tengahnya (kok dari kota bisa langsung nyebur kesawah) gimana, gak tau dah..
36. Kalau adegan daerah pelacuran, biasanya di pinggir sungai, ada becak sama warung jualan bir. Terus ada adegan WTS godain orang lewat. Kadang-kadang ada bencongnya juga.
37. Adegan batuk-batuk. Habis itu keluar darah...dilap tissue....dijamin abis itu pasti mati.
39. Cerita SMA biasanya sering ada murid baru, biasanya cewek. Sering ada adegan cowok godain cewek pake lemparan gulungan kertas atau kapur. Surat cintanya biasanya nyasar ke temen cewek yang jelek dan gendut atau ke ibu guru.
40. Kalau jajan di kantin biasanya makannya bakso, duduk di bangku panjang kayak di warteg. (ga ada makanan lain kali ya???)
41. Kalau lulus-lulusan biasanya kemping ke gunung, di bis nyanyi-nyanyi kayak anak TK.
42. Kalau bikin geng biasanya ada yang gendut, bencong, atau kurus.
43. Jagoan SMA biasanya ketua OSIS, kalau sekolah bawa tas kecil yang ditaruh di bahu, bukunya kadang cuma satu biji, lusuh lagi.
44. Hantu-hantu di film horor:
- Biasanya yang jadi korban duluan adalah orang yang lagi ronda.
- Kuntilanaknya sering jajan sate.
- tiap tengah malam ada aja tukang sate yang keliling (yang pasti bukan
nyari pembeli, wong namanya tengah malam mana ada orang yang nyari.. apalagi di desa-desa)
45.Omar Syarif pasti jadi petinggi VOC atau paling tidak Demang Belanda, kerjaannya cari kembang desa, trus selalu bilang "Over Domeh" ke antek-anteknya (Modol teu omeh - siganamah)
46.Anteknya/ prajurit Demang Belanda kagak pernah banyak / kolosal, pasti cuma ber lima atawa ber enam, sementara Inlander-nya malah lebih banyak (Budget-nya nggak nyampe kali)
47.Kalo lagi makan di restoran pasti tamu-tamu yang lain pada jadi patung... ada yang duduk doang gak ngapa2in. Satu-satunya Jus yang dipesen gak disentuh-sentuh. ... (kali ngirit biaya kalo harus shooting berulang-ulang)
48.Pasti keluar dari resto-nya berdua Cowok & Cewek.... Wagu Poolllll. Kagak pernah ada, cuma sendirian ato ama kucing.
49."Pletak.. pletok..pletak. ..pletok. .." kagak cewek kagak cowok kalo jalan sama aja bunyinya. (hak sepatunya dari baja kali ya.. wakakaka)
50. Pong Hardjatmo perannya selalu jadi penggoda wanita, juga kadang sering mem-perkosa. ..... pokoke mekso banget....
51. Terus keliling Jakartanya diseputaran Bundaran HI yang selalu nampak khas HOTELnya, biasanya naik mobil yang tahun lama banget (JADUL= jaman dulu) kalo nggak gitu ya Tugu Pancoran

film pendek yang indah

SIGNS: a short film by Patrick Hughes

Elisa (seorang sutradara) mengatakan patrick menyita perhatian kita untuk menggambarkan sebuah sinyal atau tanda, dengan film yang berjudul "SIGNS" dia sangat pandai di dalam film ini untuk menggambarkan sebuah karakter dari pemainnya. dalam film "SIGNS " ini sama tidak terdeteksi adanya dialog untuk menggambarkan komunikasi pemainnya, dalam film ini sangat menonjolkan bahasa gambar , bahasa tubuh juga bahasa wajah dan juga sangat dominan penambahan music yang monoton tetapi sangat berperan dalam penambahan effeck dramatisasi dari film ini. yuuk mari kita lihat filmnya:

Rabu, 14 April 2010

film Avatar

Los Angeles (ANTARA News/Reuters) - Film "Avatar" karya Sutradara James Cameron yang dinantikan banyak orang, mendatangkan banyak pujian ketika diputar perdana di London, Jumat pagi WIB, dimana diantaranya menyebut film itu sebagai menakjubkan, mengemparkan dan pengubah peta permainan efek digital di Hollywood.

Cerita epos 3D (tiga dimensi) karya sutradara film terlaris 1997 "Titanic" ini adalah salah satu dari film paling mahal yang pernah dibuat dan dipasarkan, dengan menghabiskan dana 400 juta dolar AS. Film ini akan diputar serentak di seluruh dunia pekan depan dan menghentakkan bioskop-bioskop AS pada 18 Desember nanti.

Jika resensi perdana dan "buzz" Twitter dianggap indikasinya, maka studio film 20th Century Fox akan menanggung keuntungan sangat banyak.

"James Cameron telah membuktikan dirinya bahwa dia memang rajanya dunia (film)," sanjung suratkabar The Hollywood Reporter.

"Sebagai panglima perang dari para teknisi efek visual, perancang makara, ahli teknik rekam gerakan (
motion-capture), figuran, penari, aktor, penata musik dan suara, dia (James) mengubah film-film fiksi ilmiah era abad ke-21 menjadi keajaiban yang menakjubkan, yakni Avatar," sebut koran itu.

Tabloid terlaris di Inggris, The Sun, menyebut "Avatar" sebagai film paling mempesona dekade ini. "Adegan perang di akhir babak yang panjangnya 20 menit benar-benar menakjubkan."

"Avator" menceritakan perang untuk mempertahankan hidup antara kaum Na'vi yang tinggal di hutan, melawan operasi pertambangan kolonial di planet mereka. Seorang mantan marinir pincang dipilih untuk membina kontak dengan orang-orang misterius yang dikendalikan avatar dari jarak jauh.

Majalah Empire memberi lima bintang penuh kepada film ini, seraya menyebutnya sebagai sebuah "kerja dengan ganjaran luar biasa besar," untuk mana teknologi baru telah memudahkan para sutradaran berkreasi.

Sementara jejaring mikroblog Twitter mengutipkan komentar-komentar para jurnalis. "James Cameron benar-benar jenius! Saya tak bisa ngomong apa-apa lagi, keren habis, saya suka banget," tulis Alex Billington dalam laman film FirstShowing.net.

Mark Brown dari The Guardian, London, menulis di edisi Kamis koran itu bahwa "Avatar" benar-benar lebih hebat dari perkiraaan. Film ini mengagumkan dan kisahnya mengena sekali, meski murahan di banyak bagian.

"Film mengerikan yang oleh banyak orang sempat dihindari itu, tidak terbukti (mengerikan). Bagus," tulis Brown. (*)

Rabu, 07 April 2010

BELAJAR DARI FILM


Hari ini hari Senin. Selain acara I like Monday di Hard Rock Cafe, apalagi acara yang Anda sediakan untuk mengakhiri hari yang menjengkelkan ini? Nomat. Ya, hari Senin adalah hari nonton hemat atau nomat. Tapi jangan sembarang nonton. Paling tidak, ada beberapa film yang wajib ditonton oleh profesional muda.

Kalau Anda tipe orang yang tidak senang diceramahi oleh ahli SDM dan tidak suka membaca buku-buku how to, maka sesekali ambillah hikmah dari cerita film. Film tidak pernah menggurui (kecuali film propaganda Komunis dan Orde Baru), tapi juga tidak benar-benar kosong dari nilai.

Belajar dari film sudah kita lakukan sejak muda. Dulu, waktu SMA, Anda mungkin sering mencuplik kata-kata Roy Martin dan Rano Karno dalam film untuk merayu wanita yang Anda incar. Sekarang mari kita belajar hal lain dari film. Kita belajar tentang dunia bisnis dari gedung bioskop.

Trilogi The Godfather tentu saja adalah tontonan wajib, jika Anda berniat belajar berbisnis dari film. Ini bukan ajakan untuk menjadi mafia, tapi gaya kepemimpinan Don Corleone memang dapat ditiru. Jika Seni Perang Sun Tzu saja bisa dipakai di dunia bisnis, apalagi filosofi kepemimpinan para bos Italiano itu.

Meski ia adalah seorang kepala keluarga mafia, namun Don Vito Corleone (Marlon Brando) dapat berkepala dingin saat hatinya panas. "Kamu ngomong tentang balas dendam. Apakah balas dendam dapat mengembalikan putramu? Atau dapatkan dendam menghidupkan lagi anakku?"

Kedinginan kepala ini diwariskannya kepada Michael Corleone (Al Pacino). Michael mengajari abangnya untuk memisahkan bisnis dan masalah pribadi. "It's not personal, Sonny. It's strictly business," katanya.

Sedang di seri keduanya, Michael yang pegang kendali. "Banyak yang diajarkan oleh ayahku di sini, di kamar ini. Dia ajari aku untuk dekat dengan teman-teman, tapi harus lebih dekat lagi dengan musuh."

Ada film mafia lain berjudul Gotti. Film yang tak terlalu bagus ini bercerita tentang John Gotti (Armand Assante) yang tengah merangkak ke puncak gambino. Ia kemudian jatuh ke tangan FBI karena dikhianati tangan kanannya, Sammy Gravano (William Forsythe).

Seberapa pun kuatnya kita, tak ada orang yang tak tersentuh. Kekuasaan saja tidak bisa menjamin kesetiaan anak buah. Semua orang bisa membuat kejutan, termasuk anak buah yang tak berdaya. Semakin kita congkak kepada anak buah, semakin cepat ia menjadi musuh kita. Tegas boleh, tapi harus bijak.

Mari kita berpindah ke film lain yang lebih bernuansa kantoran: The Firm. Dalam film dari novel John Grissam itu Mtch McDeere (Tom Cruise) mendapat promosi luar biasa. Pengacara muda belia ini dicurahi berbagai bonus dan hadiah oleh perusahaannya. Ia curiga dan kemudian memilih kebenaran.

Apa artinya? Artinya, jangan sesekali dibutakan oleh standar hidup tinggi yang diberikan perusahaan. Curigai setiap hadiah yang di luar kebiasaan. Karena seperti McDeere, curahan hadiah itu hanyalah umpan yang akan memasukkan kita dalam kurungan dan menjadi budak "perusahaan" itu selamanya. Bahkan kita tak berdaya ketika diperintahkan melakukan kejahatan. Ingat, jika Anda diberi dua pilihan tak enak, maka buatlah pilihan ketiga.

The Devil's Advocate adalah film tentang pengacara lainnya yang harus ditonton. Kevin Lomax (Keanu Reeves) adalah pengacara berbakat dari dusun dan tiba-tiba bekerja di firma hukum prestesius di New York. Seperti laron yang tergoda gemerlap kasus-kasus badak dan terpengaruh oleh bimbingan mentor setan John Milton (Al Pacino), Lomax jadi gelap mata dan tidak lagi memperhatikan ibu dan isterinya.

Kesalahan Lomax hanya satu, ia tidak dapat mengantisipasi godaan yang ditawarkan oleh kekuasaan dan popularitas. Padahal, kesuksesan di kantor tak ada artinya jika hanya ada kepedihan di rumah. Seharusnya Lomax menonton The Godfather saat Don Corleone berkata: "Kamu punya waktu dengan keluargamu? Bagus. Karena pria yang tidak punya waktu dengan keluarkan tak pernah menjadi pria sejati."

Ramai-ramainya orang membuat perusahaan internet pada 1990-an yang kemudian mati ramai-ramai itu mengilhami Chris Hegedus untuk membuat film Startup.com. Sebuah film dokumenter. Ceritanya apa lagi kalau bukan tentang kelahiran dan kematian sebuah bisnis portal, govWorks.com. Dua orang pengelolanya tergiur untuk meraup jutaan dolar dalam waktu singkat.

Jelas, usaha mereka gagal. Di dunia ini mana ada kemakmuran instan. Ketika mendirikan perusahaan baru, seharusnya mereka tidak bermimpi yang muluk-muluk dulu. Oke, mungkin di hari-hari awal ada rezeki nomplok, tapi bisnis tidak setiap hari berjalan seperti itu, bukan? Satu hal lagi yang dapat dipelajari dari film ini, sebisa mungkin jauhkan urusan bisnis dengan pertemanan.

Ingin belajar mengendalikan lawan tanpa harus menendangnya? Belajarlah kepada konglomerat Thomas Crown (Pierce Brosnan) dalam The Thomas Crown Affair yang mahir berbisnis dan cerdik berstrategi. Orang kaya yang satu ini memang aneh, ia bosan dengan kehidupannya yang nyaman dan memutuskan untuk mencuri karya seni bernilai tinggi.

Seorang detektif cantik (Rene Russo) dikirim untuk menyelidiki dan menangkap pencuri nan kaya itu dengan jurus yang sedikit tidak konvenmsional, yaitu dengan merayunya sampai ia mengeluarkan pengakuan. Tapi Crown lebih lihai dan cerdik. Dengan keahlian strateginya yang brilian, Crown menjaga jarak dengan detekfit: tidak terlalu jauh, tapi juga tidak terlalu dekat. Ia justru membuat detektif wanita itu memakan sendiri umpannya. Detektif itu malah jatuh cinta kepada Crown. Kadang hati perlu dibekukan.

Itu semua hanya contoh. Anda pasti punya film-film lain yang menginspirasi, seperti The Wall Street atau Disclosure. Yang jelas, ada sejumlah film yang menawarkan lebih dari sekadar hiburan. Karena itu, bersiaplah untuk menonton nomat hari ini dan menemukan sejumlah hikmah di baliknya. Siapa tahu, apa yang Anda tonton dengan karcis murah hari ini akan berguna saat Anda ngantor besok? qaris tajudin

Sabtu, 03 April 2010






Tidak bisa disangkal jika peristiwa 11 September 2001 memang berdampak besar buat kehidupan orang Amerika. Peristiwa tragis ini membuat jurang yang sudah ada antara warga Amerika dengan imigran asal Asia dan Timur Tengah yang beragama Islam jadi semakin lebar. Rizwan Khan (Shahrukh Khan) adalah salah satu imigran yang menjadi korban dampak peristiwa 911 ini.

Rizwan adalah seorang pemuda muslim asal India yang menderita Asperger's syndrome, kelainan yang membuatnya jadi sulit berinteraksi dengan kebanyakan orang. Rizwan kemudian memutuskan untuk pindah ke San Fransisco, Amerika Serikat, untuk mengadu nasib di negeri yang kata orang adalah tanah impian ini. Di San Fransisco ini pula Rizwan bertemu Mandira (Kajol), wanita Hindu asal India, yang juga tinggal di sana.

Meski mendapat tentangan dari kedua belah pihak keluarga, kedua anak muda ini memutuskan untuk menikah dan memulai bisnis mereka sendiri. Di saat impian mulai terwujud, peristiwa tragis 11 September menghancurkan mimpi-mimpi indah mereka berdua. Mandira yang tak sanggup menanggung beban disebut teroris dan ini membuat pernikahan Rizwan dan Mandira akhirnya berantakan.

Dengan tujuan merebut kembali hati wanita yang sangat dicintainya ini, Rizwan kemudian mengambil keputusan besar untuk melakukan perjalanan keliling Amerika Serikat. Setibanya di bandara LAX, Los Angeles, Rizwan ditangkap petugas karena tingkah lakunya yang sedikit aneh dianggap sebagai tindakan mencurigakan oleh para petugas.

Melihat Hollywood dari mata Bollywood. Pengalaman itulah yang akan dirasakan penonton saat menyaksikan Shahrukh Khan memamerkan kemampuan aktingnya. Jarang memang ada film yang bisa berbuat seperti ini. Bisa jadi Karan Johar, sang sutradara, mencoba meminjam trik yang digunakan Danny Boyle saat menggarap SLUMDOG MILLIONAIRE tapi itu tak mengapa karena Karan menyajikannya dengan cara yang cukup segar.

Karan Johar mampu menampilkan Amerika dari sisi pandang imigran asal India dan sepertinya itulah kunci sukses Karan saat membuat film ini. Isu yang disampaikan memang bukan isu baru. Diskriminasi, ketakutan, cinta, kebaikan semuanya diramu dengan baik oleh Karan dalam sebuah film berdurasi 161 menit ini. Campur tangan Shahrukh Khan dan Kajol pun tak boleh disepelekan karena dua orang ini mampu bermain cemerlang tanpa harus terlihat berlebihan. Layak mendapat acungan jempol.(kpl/roc)

Genre:Drama
Release Date:February 12, 2010
Director:Karan Johar
Script:Shibani Bathija, Shibani Bathija, Niranjan Iyengar
Producer:Hiroo Yash Johar, Gauri Khan
Distributor:Fox Searchlight Pictures
Duration:161 minutes
Budget:US$21 million
Official Site:www.mynameiskhanthefilm.com

Selasa, 30 Maret 2010

sudut pandang the hurt locker

Semua terperangah ketika pembawa acara menyebutkan The Hurt Loker sebagai film terbaik Academy Awards tahun 2010 mengalahkan film AVATAR yang digadang-gadang akan menjadi film terlaris sepanjang masa bahkan sudah menyabet Golden Globe tahun ini.

Film yang dibintangi oleh Jeremy Renner, Anthony Mackie, Bryan Geraghty, and Evangeline Lily ini mengisahkan tentang tiga tentara penjinak bom Amerika yang bertugas menjinakkan bom dijalan-jalan kota Baghdad Irak agar penduduk Irak dan Amerika yang ada disana tidak menjadi korban.

Sekilas film ini kental dengan “arogansi” ala Amerika ketika melakukan ekspansi ke Irak beberapa tahun lalu dengan misi memberangus rezim disana. Rezim pimpinan Saddam Husain yang menurut Amerika mempunyai senjata pembunuh massal yang akan membahayakan umat manusia di dunia. Padahal sampai saat ini tak terbukti sama sekali adanya senjata itu. Jadi kesimpulan sementara, film ini menang karena berusaha memamerkan kepada dunia bahwa ada sisi positif militerisme Amerika di Irak.

Mari sejenak kita lihat film ini dari berbagai sudut pandang berbeda. Karena dengan begitu pikiran kita menjadi cerah dan terbuka menerima perbedaan.

Dari sudut pandang orang Amerika pro George Bush ini film yang membanggakan. Gambar-gambar di dalamnya menunjukkan bahwa Amerika adalah negara yang kuat dan siap berkorban nyawa untuk keselamatan manusia. Bisa dilihat betapa gigihnya 3 tentara Amerika yang dengan gagah berani menentang maut yang disebabkan oleh bom yang bisa saja meledak sewaktu-waktu. Mungkin George Bush tersenyum menyaksikan film yang boleh jadi terinspirasi oleh kebijakan politiknya di masa lalu.

Dari sudut pandang keluarga tentara Amerika yang anak, saudara atau ayah mereka berangkat kemudian gugur di Irak betapa film ini akan membuka luka lama mereka. Saya yakin mereka akan menitikkan air mata melihat scene yang memperlihatkan kejamnya tanah Arab dan membayangkan bagaimana keluarga mereka tewas disana karena misi militer itu.

Dari sudut pandang orang Irak, kalau saja mereka sempat menonton film ini (entah apa masih ada gedung bioskop disana atau mereka masih merasa aman untuk bersantai seperti kita di depan komputer) betapa memilukan bila disuguhi dengan film ini.

Dari sudut pandang kita bangsa Indonesia yang pernah merasakan dijajah Belanda ratusan tahun walaupun tidak semua merasakan betapa tidak enaknya dijajah itu tentu akan terbelah menjadi berbagai macam pendapat yang berbeda-beda. Bagi anda yang netral menganggap film ini hanya film hiburan semata tidak ada pengaruhnya sama sekali. Akan berbeda dengan pendapat saudara-saudara yang sakit hati karena merasa saudara-saudara seiman di Irak sana ditindas oleh Amerika dengan kedok kemanusiaannya. Mereka akan beranggapan ini adalah film konyol yang ingin menunjukkan kepahlawanan Amerika dan sekutunya.

Andai saja ada orang Belanda yang membuat film dokumenter serupa tentang misi penjajahan mereka dulu di bumi Indonesia tercinta ini dan disana memperlihatkan hal-hal positif tentang Belanda dan betapa naifnya bangsa kita di masa lalu. Andai saja ada film dari Belanda yang tayang dan memperlihatkan betapa Belanda begitu berjasa terhadap pembangunan infrastruktur Indonesia seperti pembangunan rel kereta api yang masih dipakai sekarang atau jembatan-jembatan penghubung yang masih kuat sampai saat ini tentu kita akan tidak tinggal diam bukan? Mungkin sama dengan warga Irak yang (bisa) menonton film ini andai mereka punya kekuatan bersuara.

Terlepas dari itu semua, saya salut dengan film ini karena mengangkat tema yang realistis dan pesan moral tentang makna keberanian anak muda di medan perang. Mohon maaf, jika dibandingkan dengan film Indonesia yang masih berputar-putar dengan cinta, seks dan hantu, The Hurt Locker jauh diatasnya.

Salam Hangat Kompasiana

referensi:

http://www.rottentomatoes.com/m/hurt_locker/

Senin, 29 Maret 2010

BEBERAPA FAKTA FILM TITANIC

Film “Titanic” vs Sejarah Titanic

Anda pasti pernah menonton film “Titanic”, film yang masih saja terkenal sampai saat ini, meskipun dibuat lebih dari 10 tahun yang lalu. Anda pasti pernah bertanya-tanya, apakah Jack dan Rose memang pernah ada? Atau, bila film ini berdasarkan kisah nyata, apa yang asli dari film itu? Jawabannya bisa ditemukan dalam bagian artikel ini, atau bagian selanjutnya.

Wajah Palsu: Wajah Asli:
Bernard Hill Captain Smith Bernard Hill Lahir: 17 Desember 1944Tempat lahir: Manchester, Inggris, Britania Raya
Captain Edward Smith Titanic Kapten Edward John Smith Lahir: 27 Januari 1850Tempat lahir: Hanley, Stoke-on-Trent, Inggris

Meninggal: 15 April 1912, Samudera Atlantik (bencana Titanic)

Kathy Bates Molly Brown Kathy Bates Lahir: 28 Juni 1948Tempat lahir.Memphis, Tennessee, AS
Unsinkable Molly Brown Margaret “Molly” BrownLahir: 18 Juli 1867Tempat lahir: Hannibal, Missouri

Meninggal: 26 Oktober 1932 Barbizon Hotel, New York City (tumor otak)

Eric Braeden JJ Astor Eric Braeden Lahir: 3 April 1941Tempat lahir: Kiel, Jerman
John Jacob Astor John Jacob Astor Lahir: 13 Juli 1864Tempat lahir: Rhinebeck, New York

Meninggal: 15 April 1912 Samudera Atlantik (bencana Titanic)

Victor Garbor actor Victor Garber Lahir: 16 Maret 1949Tempat lahir: London, Ontario, Kanada
Thomas Andrews shipbuilder Thomas Andrews Lahir: 7 Februari 1873Tempat lahir: Comber, County Down, Irlandia

Meninggal: 15 April 1912 Samudera Atlantik (bencana Titanic)

Jonathan Hyde Bruce Ismay Jonathan Hyde Lahir: 21 Mei 1947Tempat lahir: Brisbane, Australia
Bruce Ismay Bruce Ismay Lahir: 12 Desember 1862Tempat lahir: Crosby, Merseyside, Inggris

Meninggal: 15 Oktober 1937 Liverpool, Inggris (cerebral thrombosis)


Apakah Jack dan Rose asli?

Jack & Rose

Tidak. Jack Dawson dan Rose DeWitt Bukater, yang diperankan dalam film ini oleh Leonardo DiCaprio dan Kate Winslet, hampir semuanya tokoh fiksi (James Cameron memodelkan tokoh Rose seperti artis Amerika Serikat, Beatrice Wood, yang tak punya hubungan apapun dengan sejarah Titanic). Kisah cinta film ini juga fiksi. Dibuat oleh penulis naskah Titanic dan sutradara James Cameron. Selain Rose dan Jack, berbagai tokoh yang berkaitan dengan mereka juga fiksi. Termasuk tunangan Rose, Caledon ‘Cal’ Hockley (Billy Zane), ibunya, Ruth (Frances Fisher), valet Cal, Spicer Lovejoy (David Warner), dan penumpang kelas tiga, yaitu teman-teman Jack, Fabrizio (Danny Nucci) dan Tommy (Jason Barry). Sejumlah penumpang kelas tiga juga dimodelkanmengikuti orang aslinya.

Benarkah seseorang bernama J. Dawson pernah menaiki kapal Titanic?

Joseph Dawson

Ya. Seseorang bernama J. Dawson pernah menaiki kapal Titanic. Tetapi, J. berarti Joseph, bukan Jack. Lahir di Dublin, Joseph Dawson adalah anggota awak Titanic. Ia bekerja sebagai pemasok batubara (itulah pekerjaannya, yaitu mengeluarkan tumpukan batubara yang dimasukkan ke dalam cerobong kapal). James Cameron mengatakan ia tidak mengetahui Joseph Dawson hingga ia menyelesaikan naskah film Titanic. Tetapi, para penggemar berat film tahun 1997 ini mengunjungi makam J. Dawson di Halifax, Nova Scotia, di mana mereka meninggalkan potongan film, foto pribadi, dan gambar Leonardo DiCaprio (lokasi pemakamannya ialah Grave 227 di Fairview Lawn Cemetery, Halifax, Nova Scotia). Tokoh kebetulan lain yang dibuat oleh James Cameron adalah teman Jack dari Irlandia, yaitu Tommy Ryan (Jason Barry). Daftar penumpang kapal menyebutkan Thomas Ryan, seorang pelayan berusia 27 tahun dari kelas tiga, meskipun jasadnya ditemukan, takkan bisa diidentifikasi.

Makam J. Dawson di Fairview Lawn Cemetery, Halifax, Kanada

Siapa yang menggambar lukisan Rose milik Jack yang muncul dalam film Titanic?

Sutradara James Cameron yang menggambar Rose (Kate Winslet) mengenakan kalung. Sebenarnya itu tangan Cameron, bukan Leonardo DiCaprio, yang kita lihat sedang menggambar Rose di film itu. James Cameron juga menggambar semua lukisan di buku gambar Jack.

Lukisan Rose

Bangkai Titanic di dasar Samudera Atlantik.

Apakah rekaman bawah air di bangkai Titanic yang muncul dalam film itu asli?

Ya. Sebagian besar rekaman bawah air di bangkai Titanic asli. Tahun 1995, James Cameron menyewa kapal Rusia Akademik Mstislav Keldysh dan dua kapal selamnya. Ia melakukan 12 penyelaman untuk merekam close-up bawah air di kedalaman 12.500 kaki di bawah Atlantik Utara. Kamera dan kabin khusus dirancang untuk menahan tekanan air 6.000 pon per inci persegi. Setiap penyelaman berlangsung 15 jam, tapi kamera ini hanya menyimpan 500 kaki film, yang berarti hanya 12 menit rekaman yang bisa dibuat per penyelaman. Hasilnya, sejumlah rekaman bawah air harus dipalsukan.

Apakah ada lukisan Pablo Picasso yang tenggelam bersama Titanic?

Tidak. Setelah Rose (Kate Winslet) menaiki kapal di film ini, kita melihat ia memamerkan lukisan asli oleh pelukis terkenal, Pablo Picasso. Cal (Billy Zane) berkomentar bahwa seniman takkan berarti apa-apa. Ini suatu titik humor di film ini, tapi juga mencuatkan pertanyaan apakah lukisan tersebut pernah ada dalam sejarah Titanic. Jawabannya tidak. Salah satu lukisan yang muncul di film ini adalah “Les Demoiselles d’Avignon” oleh Picasso, yang menampilkan lima pelacur di sebuah rumah bordil. Saat ini disimpan di Museum of Modern Art di New York City.

Les Demoiselles d’Avignon, oleh Pablo Picasso

Apakah ada penumpang berkulit hitam yang menaiki Titanic?

Keluarga Laroche

Ya. Joseph Phillippe Lemercier Laroche adalah satu-satunya orang berkulit hitam yang meninggal dalam bencana Titanic. Laroche, ada di sebelah kanan foto keluarganya, menaiki kapal bersama istrinya yang hamil, Juliette dan dua putrinya yang masih muda. Kisah keluarga antar-ras ini tidak diketahui hingga tahun 2000, tiga tahun setelah film dirilis, ketika Chicago Museum of Science & Industry dan Titanic Historical Society menemukan informasi ini sebagai bagian dari pameran Titanic mereka. Joseph Laroche lahir di Haiti tahun 1889 dari sebuah keluarga berpengaruh — pamannya, Dessalines M. Cincinnatus Leconte, adalah presiden Haiti. Ketika ia berusia 15 tahun, Joseph Laroche meninggalkan Haiti untuk mempelajari ilmu teknik di Beauvais, Perancis. Beberapa tahun kemudian, ia bertemu dengan Juliette Lafargue, putri penjual anggur lokal berusia 22 tahun. Keduanya menikah. Meskipun memegang sarjana teknik, warna kulit Joseph tidak memungkinkan dirinya mendapat pekerjaan di Perancis. Keluarga Laroche memutuskan untuk kembali ke Haiti dan memesan reservasi kelas dua di Titanic. Setelah kapal menyerempet gunung es, Joseph memasukkan istri dan anaknya ke sekoci penyelamat dan ia tenggelam bersama kapal tersebut. Jasadnya tak pernah ditemukan. Sebelum Natal tahun 1912, Juliette Laroche melahirkan putranya, Joseph Laroche Jr. Juliette yang tak pernah menikah.

Apakah Bruce Ismay benar-benar menyuruh Kapten Smith untuk mempercepat kapal?

Selama penyelidikan Senat AS terhadap bencana ini, Bruce Ismay, Direktur Manajer White Star Line, mengatakan, “Aku paham bahwa dikatakan kapal ini berlayar dengan kecepatan penuh. Kapal ini tak pernah menggunakan kecepatan penuh. Kecepatan penuh kapal ini adalah 78 putaran. Kapal ini mampu mencapai 80. Sejauh yang kuketahui, kapal tak pernah melewati 75 putaran. Tak satupun pembakar tunggalnya menyala.” Ismay mengatakan itulah tujuan mereka untuk mempercepat kapal ini secara penuh hingga 80 putaran pada hari berikutnya (Senin) atau dua hari kemudian (Selasa), tergantung cuaca.

Penumpang selamat mengatakan mereka mendengar Bruce Ismay menyuruh Kapten Edward J. Smith mempercepat kapal, dengan satu penumpang bahwa mengatakan ia melihat Ismay memperlihatkan peringatan gunung es pada makan malam. Tetapi, tak satupun awak kapal yang selamat mendukung tuduhan ini, dan kesaksian korban selamat dari sejumlah penumpang dianggap tak terpercaya dan hanya imajinasi. Bruce Ismay dituduh oleh suratkabar meninggalkan kapal, dan ia segera menjadi target umum untuk disalahkan. Mungkin juga bahwa kesaksian awak kapal yang selamat membebaskan Ismay, yang memberikan wajah baik bagi White Star Line.

Gunung es yang ditabrak Titanic.

Apakah potongan es dari gunung es memang jatuh ke dek kapal?

Ya. Mrs. Churchill Candee, dari Washington, mengatakan kisah tentang es itu, “Hal pertama yang kuketahui adalah salah seorang awak muncul dengan potongan es di tangannya. Ia mengatakan bahwa ia mengambilnya dari haluan kapal. Beberapa penumpang percaya ia sedang melawak. Tapi kemudian situasi tersebut menyadarkan kami semua.” Korban selamat, William Lucas, melaporkan melihat “sekitar beberapa ton” es di [dek] perpisahan di sisi kanan kapal. Fourth Officer Joseph Groves Boxhall mengatakan ia menemukan “berkeping-keping es kecil di dek yang tersebar sekitar tiga atau empat kaki dari pos di sepanjang dek itu, kepingan kecil.”

Rute Titanic:

2 April 1912
06.00-18.00 Belfast (Percobaan Laut Titanic)

08.00 Berangkat dari Belfast ke Southampton (tiba Kamis 4 April 1912, setelah dini hari).

10 April 1912
Berangkat dari Southampton. Tiba di Cherbourg 90 menit kemudian.

08.10 Berangkat dari Cherbourg

11 April 1912
11.30 Tiba di Queenstown (dikenal sebagai Cobh, Cork)

13.40 Berangkat dari Queenstown ke New York City

14 April 1912
23.40 Titanic menabrak gunung es

18 April 1912
21.00 Carpathia tiba di New York bersama korban RMS Titanic

Mungkin setelah Anda menyaksikan filmnya, muncul pertanyaan seperti benarkah penumpang kelas tiga terkunci di bawah kapal? Atau benarkah klip pada film yang menunjukkan sepasang suami istri yang tetap di tempat tidurnya padahal air sudah masuk ke kamarnya?

Apakah band musik Titanic terus bermain sementara kapal tenggelam?

Wallace Hartley (kiri: palsu, kanan: asli)

Ya. Wallace Henry Hartley (33 tahun), violinis, adalah pemimpin band di Titanic. Harley (kiri) memiliki seorang tunangan di Boston Spa, dekat Wetherby di Yorkshire, dan ia menghabiskan waktu dengannya sebelum berlayar dengan Titanic. Setelah kapal menabrak gunung es, Wallace Hartley mengumpulkan band-nya yang terdiri dari delapan orang, dan mereka bertemu di Boat Deck dekat pintu masuk Grand Staircase. Di sana, mereka memainkan ragtime dan waltz. Lebih mendetail, korban selamat melaporkan mereka memainkan “Alexander’s Ragtime Band” dan “In the Shadows”. Tak satupun yang menyebutkan lagu terakhir yang dimainkan band ini ketika kapal tenggelam. Suratkabar melaporkan lagu tersebut adalah “Nearer, My God, To Thee”, sementara korban selamat lainnya mengatakan “Song d’Automne”. Seluruh anggota band meninggal dalam peristiwa tenggelamnya Titanic. Jasad Wallace Hartley ditemukan 4 Mei 1912 oleh kapal kabel Mackay-Bennett. 40.000 pelayat berjajar di jalanan selama prosesi pemakamannya di Colne, Lancashire, baratlaut Inggris. Jonathan Evans Jones, aktor yang memainkan Wallace Hartley dalam film Titanic karya James Cameron, adalah seorang violinis profesional.

Pemakaman Wallace Hartley di Colne, Lancashire.

Apakah penumpang kelas tiga benar-benar terkunci di bawah kapal seperti di film Titanic?

Ya, tapi tidak persis seperti di film tersebut. Sejarah Titanic mengatakan bahwa gerbang memang ada dan mengunci penumpang kelas tiga dari penumpang lain. Tetapi, gerbang ini berdiri bukan untuk menghentikan penumpang kelas tiga mengambil kursi kelas satu di sekoci. Malahan, gerbang tersebut berdiri sebagai peraturan mencegah penumpang kelas tiga yang “kurang bersih” agar tidak menularkan penyakit dan infeksi ke penumpang lain. Ini dapat menghemat waktu ketika kapal tiba di New York, karena hanya penumpang kelas tiga yang diharuskan menjalani pemeriksaan kesehatan.

Pada waktu tenggelam, beberapa penjaga mengunci gerbang menunggu perintah, sementara penjaga lainnya membolehkan wanita dan anak-anak naik ke dek atas. Akibat komunikasi buruk dari dek atas, realita situasi tidak pernah ditemukan. Awak kapal gagal mencari penumpang di kabin dan daerah umum, dan fakta bahwa sejumlah penumpang kelas tiga tidak menuturkan bahasa Inggris juga menjadi masalah. Akibatnya, banyak penumpang kelas tiga yang tertinggal. Hanya 25 persen dari penumpang kelas tiga yang selamat dari bencana ini.

Apakah Officer Murdoch benar-benar bunuh diri setelah menembak penumpang dan menerima suap?

William Murdoch (kiri: palsu, kanan: asli)

Setelah dirilisnya film karya James Cameron tahun 1997, Titanic, relasi Officer William Murdoch yang selamat, sejarawan lain, dan warga kampung halaman Murdoch di Dalbeattie, Skotlandia, tidak setuju dengan keputusan Cameron mengenai penampulan First Officer Murdoch (kanan). Di film itu, ia mengarahkan senjata ke kepalanya setelah menembak dua penumpang yang berebut sekoci. Berdasarkan kesaksian saksi mata, sejarawan benar bahwa Murdoch tidak bunuh diri, tapi tak dapat dikatakan sangat benar bahwa dia First Officer Murdoch. Juga, tidak ada bukti yang menyebutkan Murdoch menerima suap. James Cameron sepertinya menambahkan adegan suap dalam film tersebut untuk menunjukkan integritas Cal (Billy Zane) yang jauh dari Murdoch. Eksekutif studio terbang ke kampung halaman Murdoch, dan mereka menyatakan permintaan maaf dan menyumbang $8.500 ke dana peringatan Murdoch.

Apakah satu dari cerobong raksasa Titanic benar-benar jatuh ke air?

Ya. Adegan dalam film ini secara akurat menceritakan sejarah Titanic. Ketika dek kemudi kapal tenggelam di bawah permukaan, cerobong pertama jatuh ke air, menghantam sejumlah penumpang yang mengapung (dalam film itu, kita dapat melihat cerobong menghantam teman fiksi Jack, Fabrizio). Gelombang air dari hantaman cerobong membanjiri sekoci A dan B, membawa penumpang ke perairan yang membeku. Dipercayai bahwa jutawan John Jacob Astor meninggal karena dihantam cerobong yang jatuh. Ketika jasadnya ditemukan, bentuknya sudah hancur dan tertutup jelaga. Pihak berwenang menggunakan inisial “J.J.A.” di kalung baju flanel coklatnya untuk mengidentifikasinya. Ia menaiki kapal tersebut bersama istrinya, Madeline (19 tahun), yang selamat dari bencana ini. Ketika bepergian bulan madu, Madeline hamil, dan ia ingin pulang untuk melahirkan di Amerika Serikat. Mereka memesan tiket kelas satu di RMS Titanic.

Cerobong pertama Titanic.

Apakah sejumlah penumpang memilih untuk menenggelamkan diri bersama kapal?

Ya. Di ujung film Titanic, kita dapat melihat sepasang pasangan tua yang berpelukan di tempat tidur ketika air memasuki kabin. Pasangan ini adalah penumpang kelas satu Isador dan Ida Straus (atas). Isador adalah pemilik pusat perbelanjaan Macy’s. Di dunia nyata, Isador dan Ida ditawarkan tempat di Sekoci No. 8, tapi Isador memilih untuk tetap di Titanic selama mungkin karena banyak wanita yang tetap berada di kapal. Ida menolak meninggalkan suaminya. Saksi mata di dek dan di Sekoci No. 8 mendengar Ida berkata pada suaminya, “Kami telah bersama selama beberapa tahun. Kemanapun kau pergi, aku ikut bersamamu.” Pasangan ini terakhir terlihat duduk di sepasang kursi dek (tidak tidur di tempat tidur seperti dalam film). Hanya jasad Isador yang ditemukan dan diidentifikasi.

Isador & Ida Straus (kiri: asli, kanan: palsu)

Apakah Kapten Smith benar-benar masuk dek kemudi kapal untuk menemui ajalnya?

Kapten Smith

Dalam buku Robert Ballard, The Discovery of the Titanic, ia mengklaim bahwa Kapten Smith masuk dek kemudi kapal menemui ajalnya pada pukul 2:17 pagi, tiga menit sebelum kapal tengeelam sepenuhnya. Ini mungkin didasarkan pada kesaksian bankir dari Philadelphia, Robert W. Daniel, yang mengklaim sebelum ia lompat ke laut, ia melihat Kapten Smith di dek kemudi, yang perlahan ditelan lautan membeku. James Cameron mendukung kesaksian ini dalam filmnya tahun 1997, Titanic dengan menampilkan Kapten Smith masuk dek kemudi, korban selamat Titanic lain mengatakan bahwa mereka melihat Kapten Smith di laut mengenakan pelampung. Mungkin saja ia lompat dari dek kemudi ketika kapal tenggelam. Seorang anak laki-laki yang merupakan salah satu anak terakhir yang meninggalkan kapal berkata pada Dr. J.F. Kemp, seorang penumpang di Carpathia, bahwa “Kapten Smith mengarahkan pistol ke kepalanya dan kemudian jatuh.” Saksi mata lain melaporkan melihat Kapten Smith bunuh diri. Awak yang selamat membantah keras klaim tersebut. Jasadnya tak pernah ditemukan.

Apakah lampu Titanic terus menyala hingga detik-detik menjelang kapal tenggelam?

Ya. Dr. Washington Dodge, seorang korban selamat Titanic yang memantau momen akhir kapal dari sekoci, mengatakan seperti ini pada artikel San Francisco Bulletin tanggal 20 April 1912, “Kami melihat tenggelamnya kapal. Lampu terus menyala di seluruh sisi kanan kapal hingga detik-detik menjelang kapal tenggelam. Setelah itu serangkaian ledakan terjadi, aku menduga ledakan berasal dari pembakar atau sekat kapal yang melemah.” Kesaksian ini hampir sama dengan apa yang ditampilkan dalam film.

Titanic tetap menyala ketika tenggelam, seperti yang ditampilkan dalam film.

Apakah Titanic memang terbelah dua ketika tenggelam?

Ya. Selama bertahun-tahun, apakah Titanic terbelah dua ketika tenggelam telah menjadi topik debat paling panas dalam sejarah Titanic. Sejumlah korban selamat mengatakan kapal memang terbelah dua ketika tenggelam, lainnya mengatakan masih utuh. Ketidakpastian mengenai hal ini akhirnya diselesaikan pada 1985 ketika bangkai Titanic ditemukan terpisah menjadi dua bagian di dasar laut. Sepertinya kapal terbelah sebagaimana dalam film Titanic.

Kapal terbelah dua dalam film Titanic.

Apakah ada penumpang yang diselamatkan dari air seperti Rose?

Ya. Hanya dua dari enam belas sekoci yang kembali menjemput korban selamat, dan mereka menyelamatkan enam orang. Sekoci pertama dipimpin Quartermaster Perkis di Sekoci 4, yang mampu menjemput 5 orang dari air, tapi hanya 3 yang selamat. Sekoci kedua adalah Sekoci 14 yang dipimpin Fifth Officer Harold Lowe (kanan), yang mengumpulkan sekoci-sekoci di dekatnya untuk membebaskan ruang bagi mereka. Ketika Sekoci 14 kembali ke tempat Titanic tenggelam (sekitar 150 yard), Officer Lowe dan enam awak sekoci menjemput empat korban selamat dari air. Satu dari empat pria yang ditemukan di air, William F. Hoyt dari New York, meninggal di sekoci. Penyelidik Britania menanyai Officer Lowe mengapa ia tidak kembali lebih cepat untuk membantu orang-orang di air. Dalam kesaksiannya, Harold Lowe merespon, “Karena kembali ke sana sama saja dengan bunuh diri, karena orang-orang semakin pucat.” Lowe menyatakan, “…tidak ada manfaatnya untuk mencobanya, karena seorang pria yang tenggelam melekat pada jasad lainnya.” Lowe khawatir bahwa sejumlah besar korban di air sibuk menyelamatkan diri atau membalikkan sekoci. Kapal Officer Lowe yang menyelamatkan Rose (Kate Winslet) dalam film itu.

Bagaimana Margaret Brown memperoleh julukan “Unsinkable Molly Brown”?

Ketika Carpathia tiba di Pier 54 New York, lebih dari 30.000 orang, termasuk reporter, berebut mewawancarai korban selamat Titanic. Ketika reporter menanyai Margaret Brown apa yang membawa keselamatannya, Margaret menjawab, “Keberuntungan Brown seperti biasa. Kami takkan bisa ditenggelamkan.” Reporter mulai menjulukinya “Unsinkable Mrs. Brown”. Nama panggil “Molly” adalah temuan Hollywood yang dibuat bertahun-tahun kemudian pada 1930-an. Sebutan ini adalah bagian dari kisah fiksi yang menjadi dasar musikal Broadway tahun 1960 yang berjudul The Unsinkable Molly Brown. Dalam film Titanic, kita bisa melihat pertemanan Margaret Brown dan John Jacob Astor. Sebelum menaiki kapal, Margaret telah bepergian dengan J.J. Astor dan istrinya Madeline di Kairo, Mesir. Margaret memesan tiket Kelas Satu di Titanic setelah mengetahui bahwa cucunya, Lawrence sakit.

Bencana Titanic segera mendapat perhatian besar di New York.

Jasad penumpang kelas satu diawetkan di dek “Minia”

Seberapa lama manusia dapat bertahan hidup di air?

Di malam tenggelamnya Titanic, suhu air asin sekitar 28° F (-2.2° C). Tubuh manusia kehilangan panas terhadap air sekitar 30 kali lebih cepat daripada terhadap udara. Ketika suhu inti tubuh jatuh hingga 89° F (31° C), penurunan kesadaran terjadia decrease in consciousness occurs. Bila suhu inti mendingin di bawah 86° F (30° C), kemudian gagal jantung akan menjadi masalah utama, karena menjadi penyebab paling umum kematian yang berhubungan dengan hipotermia. Orang-orang di perairan bersuhu 28° F (-2.2° C) di atas Titanic yang tenggelam hanya mempunyai masa hidup mulai dari beberapa menit hingga satu jam, bergantung pada kondisi fisik mereka dan seberapa banyak mereka memukul-mukul diri. Sejumlah orang di air percaya bahwa berenang akan membantu tubuh mereka menghasilkan panas. Kenyataannya, orang-orang yang berenang atau sering bergerak akan kehilangan panas 35-30% lebih cepat dan rentan kelelahan. Ada beberapa orang yang meninggal karena hipotermia di sekoci Titanic, karena mereka terbuka dan tidak ada perlindungan terhadap suhu dingin. Peraturan mulai diberlakukan agar sekoci tertutup seluruhnya atau sebagian saja.

Berapa orang yang diselamatkan oleh Carpathia?

Kapal Cunard, Carpathia, di bawah komando Kapten Arthur Rostron, berlayar 58 mil jauhnya ketika Titanic mengirim panggilan daruratnya pada pukul 12:25 pagi. Butuh empat jam bagi Carpathia untuk mencapai posisi Titanic. Secara keseluruhan, 711 penumpang diselamatkan dan lebih dari 1500 lainnya tewas. Di antara penumpang yang diselamatkan adalah 58 pria; semuanya dicerca oleh publik setelah berita muncul bahwa sekitar 150 wanita dan anak-anak meninggal (kebanyakan dari kelas Dua dan Tiga). Korban selamat Titanic, Adolphe Saalfeld berkata mengenai Carpathia, “Kapten dan Petugas di Carpathia melakukan apapun untuk membuat kami nyaman, dan orang-orang yang sakit atau terluka; mereka memberikan perawatan terbaik. Gunung es tersebut besar dan sangat kasar dalam pelayaran ke New York.”

Sekoci Titanic dijemput kapal Carpathia (tidak terlihat)

Apakah Bruce Ismay memang menyelinap ke sekoci seperti di film Titanic?

Tidak. Tidak ada laporan bahwa Bruce Ismay menyamar sebagai wanita untuk menyelinap ke sekoci seperti yang dilakukannya di film tersebut. Tetapi, Penumpang Kelas Satu Jack Thayer mengatakan bahwa ia melihat Bruce Ismay mendorong dirinya ke Dek C. Thayer “tidak menyalahkannya,” karena dari apa yang dilihat Thayer, “Itu perbuatan paling berani bagi dirinya.” Dari 58 pria yang selamat, Bruce Ismay, Direktur White Star Line, menerima kritik paling banyak, dan tahun 1913, Ismay mundur dari pekerjaannya dan kehidupan publik. Masyarakat London mencap Bruce Ismay sebagai salah satu pengecut terbesar dalam sejarah, dan pers Amerika dan Inggris menyerangnya. Sejumlah suratkabar bahkan menerbitkan kartun Ismay kabur dari kapal.

Apakah Heart of the Ocean (Coeur de la Mer) adalah berlian asli?

Tidak. Berlian Heart of the Ocean adalah benda fiksi yang ditambahkan James Cameron ke dalam alur cerita untuk memberi alasan pada Brock Lovett (Bill Paxton) untuk mendengar cerita Rose. Heart of the Ocean didasarkan pada Hope Diamond yang terkenal yang diberikan Raja Louis XVI dari Perancis kepada Marie Antoinette untuk ditambahkan ke dalam koleksi perhiasannya. Hope Diamond dipamerkan di Smithsonian Natural History Museum di Washington, D.C. Tidak ada pengaruhnya dalam sejarah Titanic. Akibat dari fantasi penggemar film mengenai Heart of the Ocean yang fiksi tersebut, perusahaan perhiasan Asprey & Garrard memutuskan untuk membuat kalung berlian Heart of the Ocean asli. Batu safir 170 karat, dikelilingi 65 berlian 30 karat, dikenakan oleh Celine Dion pada pertunjukan “My Heart Will Go On” pada Academy Awards 1998. Kalung ini kemudian dijual dengan dilelang senilai $2.2 juta.

Heart of the Ocean (atas) terinspirasi dari Hope Diamond (bawah)

Hope Diamond

Bisakah saya mengunjungi set film Titanic?

Tidak. Set ini, yang terletak di Meksiko, sudah tidak ada lagi. Replika Titanic berskala hampir asli yang dibangun untuk film ini rusak parah ketika pembuat film menenggelamkannya ke bawah air untuk membuat ulang peristiwa tenggelamnya kapal. Replika tersebut dibongkar setelah pengambilan gambar selesai. Seperti kapal aslinya, replika ini setinggi 60 kaki dari dek kapal ke air. Beberapa bagian panjang di kapal diabaikan, sehingga replika ini lebih pendek daripada kapal asli sepanjang 882.5 kaki. Kapal dalam film ini hanya selesai di satu sisi. Akibatnya, ada beberapa adegan film ketika kapal dimundurkan, seperti dalam adegan “I’m the king of the world!” ketika langit-langit dapur kapal dimundurkan. Sedikit interior kapal yang dibangun sesuai kerangka replika. Kebanyakan dibangun di panggung suara di sampingnya. Desain set, kostum dan kapal itu sendiri dibuat ulang secara teliti. Dalam beberapa hal, James Cameron menyewa pembuat aslinya untuk mereproduksi karpet dan sekocinya.

Titanic’s Grand Staircase (inset: replika)

Pada artikel aslinya tulisan ini dibagi menjadi 3 bagian, untuk menghemat dan juga memudahkan pembaca saya suguhkan artikel diatas menjadi hanya satu bagian. Terima kasih kepada penulisnya….

Sumber